Tabrak Lari di Banyuurip Margorejo, Dua Pelajar Meninggal Dunia

BeritaPati.Com – Margorejo, Tabrak lari terjadi di Jalan Margorejo – Gembong turut Desa Banyuurip Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, antara sebuah kendaraan dengan sepeda motor Honda Tiger. Jum’at, 27 Juli 2018, sekira pukul 13.00 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kanit Laka IPDA Suyadi mengungkapkan, akibat kecelekaan itu, dua pegendara motor tiger meninggal dunia, bernama Krisna Bayu (pengemudi) warga Gembong dan Nia Dwi Lestari (penumpang) warga Margorejo.

Kronologis kejadian, ungkapnya, “sekira pukul 13.00 Wib Kendaraan yang tidak diketahui identitasnya berjalan dari arah barat ke timu, searah didepannya berjalan motor Honda Tiger B-3494-NU. Sesampainya di TKP Kendaraan yang tidak diketahui identitasnya berjalan terlalu ke kanan sehingga menyerempet sepeda motor hingga terjatuh dan Kendaraan yang tidak diketahui identitasnya meninggalkan TKP, posisi terakhir motor di pinggir badan jalan sebelah utara dan Kendaraan yang tidak diketahui identitasnya meninggalkan TKP,”. (bp)

Oleng, Truk Tangki Tabrak Pengendara Motor di Gembong, Dua Orang Meninggal Dunia

BeritaPati.Com – Gembong, Dua orang pengendara motor dikabarkan meninggal dunia, setelah motor yang ditumpanginya telibat kecelakaan dengan truk Tangki di Jalan Raya Gembong – Kudus, turut Desa Gembong, kecamatan Gembong, Kab. Pati., Jawa Tengah.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, SIK, MSi melalui kapolsek Gembong AKP Giyanto mengatakan Kecelakaan itu terjadi pada kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (26/07/2018).

Kronologis kejadian, ungkap Kapolsek, sekira pukul 16.45 Wib Kendaraan Truk Tangki plat nomor K-1645-VD berjalan dari arah timur ke barat sedangkan sepeda motor plat nomor K-4998-QR dan sepeda motor berplat nomor K-5168-ABB berjalan dari arah barat ke timur.

Sesampainya di TKP saat melewati jalan menikung dan menurun Truk Tangki mengalami oleng sehingga menabrak tebing dan terguling, menimpa sepeda motor.

“Posisi terakhir saat di TKP sepeda motor K-4998-QR tertimpa kendaraan Truk Tangki K-1645-VD sedangkan sepeda motor K-5168-ABB terpental, semua kendaraan di badan jalan sebelah utara”. Ucap Kapolsek.

Akibat kecelakaan tersebut pengendara Motor berplat nomor K-4998-QR dan pengendara motor K-5168-ABB meninggal dunia dalam perawatan di Rumah sakit Mitra Bangsa Pati sedangkan pengemudi Truk tangki mengalami luka patah tangan kiri, lecet lutut kanan kiri.

“Saat ini kasus kecelakaan ini telah ditangani oleh unit laka Satuan Lalu Lintas Polres Pati, sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan di amankan di Satlantas Polres Pati”. Tandasnya. (bp/ dok Humas Polres Pati)

Nelayan Asal Dukuhseti, Selamat Dari Kecelakaan Kapal di Rembang

Nelayan Asal Dukuhseti, Selamat Dari Kecelakaan Kapal di Rembang
Nelayan Asal Dukuhseti, Selamat Dari Kecelakaan Kapal di Rembang

Dukuhseti – Beritapati, Bersama tim relawan, Sat Sabhara Polres Pati melaksanakan penjemputan korban selamat laka laut nelayan Desa Dukuhseti Kec. Dukuhseti Kabupaten Pati di TPI Tasik Agung Rembang. Jumat, 27 Juli 2018 pukul 04.30 wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasat Sabhara AKP Sugino mengungkapkan, sejumlah relawan yang terlibat diantaranya, Sat Sabhara Polres Pati, PMI Kabupaten Pati, RAPI Wil 29 Kabupaten Pati, Kesbang Pol Kabupaten Pati, Keluarga Korban, Basarnas Pos Jepara dan RAPI Wil 31 Kabupaten Rembang.

“Adapun Identitas Korban laka laut yang selamat yaitu Imamudin 33 tahun Nelayan asal Desa Dukuhseti Kecamatan Dukuhseti Rt. 03/02 Kabupaten Pati,” ujarnya.

Kronologi kejadian, lanjutnya, “Imamudin ditemukan oleh KM. Tambah Rejeki yang akan berangkat melaut. Setelah berhasil diselamatkan korban dipindahkan ke KM. Ulam Sari-an dengan juru mudi Supriyanto yang dalam perjalanan pulang menuju Pelabuhan Tasik Agung Rembang,”.

“Pada hari Jumat pukul 02.04 Wib KM. Ulam Sari-an berlabuh di Pelabuhan Tasik Agung Rembang dan sdr Imamudin turun dari KM. Ulam Sarian diterima oleh Anggota Sat Sabhara Polres Pati dan Anggota Polair Polres Rembang, kemudian dilaksanakan pemeriksaan kesehatan oleh PMI Kabupaten Pati. Pada pukul 03.34 Wib rombongan penjemput dan keluarga korban telah sampai dikediaman korban,” pungkas AKP Sugino. (bp)

Bupati Haryanto Salurkan Bantuan Baznas Pati, Bagi Korban Rumah Terbakar di Jakenan

Jakenan – BeritaPati.Com, Bertempat, Bupati Pati Haryanto beserta Baznas Kabupaten Pati mendatangi Suradi yang tiap harinya berprofesi sebagai petani, Kamis pagi (26/7/2018).

Warga desa Dukuh Kalung Bayan RT 03 RW 01 Desa Dukuhmulyo Kecamatan Jakenan ini beberapa waktu lalu mendapat musibah. Kandang ternaknya terbakar sehingga merembet ke rumahnya.

Bupati Pati Haryanto bersama Baznas Kabupaten Pati kemudian berempati dan berkeinginan sedikit meringankan beban Suradi melalui program Bedah Rumah Baznas.

Haryanto saat sambutannya mengatakan bahwa bantuan ini tidak seberapa, tapi dapat sedikit membantu meringankan pembangunan kembali rumah Pak Suradi. “Saya berharap warga masyarakat, keluarga, tetangga, serta para donatur dapat ikut bergotong-royong sehingga pembangunan rumah ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Bupati.

Diakui Haryanto, bantuan yang diserahkan kali ini hanya merupakan dana pancingan. “Rinciannya terdiri atas bantuan dari Pemkab sebesar Rp 5 juta kemudian swadaya ada Rp 5 juta dan bantuan dari Baznas sebesar Rp 10 juta,” imbuh Bupati.

Sementara itu, Imam Zarkasi selaku Ketua Baznas juga berharap agar pelaksanaan bedah rumah ini dapat segera dirampungkan.

“Mudah-mudahan tak sampai satu bulan, pembangunan rumah ini dapat terselesaikan. Apalagi jika masyarakat sekitar ikut bergotong-royong,” pungkasnya. (bp/ HMS)

Atasi Kekeringan di Pucakwangi Pati, TNI dan Polri Gandeng Relawan

BeritaPati.Com – Pucakwangi, Kekeringan dan kekurangan air bersih yang melanda 2 (dua) Pedukuhan di Desa Triguno Kecamatan Pucakwangi, menggugah kepedulian Aipda Sukiman Hadi, SH Bhabinkamtibmas Polsek Pucakwangi dan Serda Sukiswanto Babinsa Koramil Pucakwangi untuk membantu meringankan beban warga desa binaannya.

Selasa, 24 Juli 2018, Kedua Petugas tersebut bersinergi dengan Relawan RAPI Gunawan, Relawan PMI dan Pemerintah Desa setempat menyalurkan bantuan air bersih ke Dukuh Putuk dan Dukuh Ketri Desa Triguno.

Tokoh Masyarakat Desa setempat sangat berterima kasih dengan Penyaluran bantuan air bersih seperti ini sangat dibutuhkan, apalagi di saat kemarau seperti ini desa kami selalu di landa kekeringan dan kekurangan air bersih, karena sulit mencari sumber mata air disini.

“Dan kami sangat berterimakasih kepada Pak Bhabin, Pemerintah Desa dan semua pihak yang peduli dan mau membantu penderitaan kami ini”, ujar Sardi tokoh masyarakat setempat

Kemudian pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas juga berpesan agar penyaluran bantuan air bersih ini, dapat digunakan sebaik baiknya oleh warga. Tidak perlu berebutan, dan agar mengantri dengan tertib. Ke depan akan kami usahakan secara berkala agar warga mendapatkan bantuan air bersih lagi.

Dan ucapan terimakasih dari kami kepada Relawan RAPI Gunawan, Relawan PMI dan donatur perorangan maupun Instansi yang telah peduli dan membantu mengirimkan bantuan air bersih kepada warga di desa binaan kami. Demikian Aipda Sukiman Hadi mengakhiri pesan kamtibmasnya. (pn/ Res Pati)

Dua Terduga Pelaku Kekerasan di Kayen, Diamankan Polisi

Dua Terduga Pelaku Kekerasan di Kayen, Diamankan Polisi
Dua Terduga Pelaku Kekerasan di Kayen, Diamankan Polisi

BeritaPati.Com – Kayen, Polsek Kayen berhasil mengungkap kasus tindak pidana secara bersama-sama dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan atau pengrusakan. Senin, 23 Juli 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengungkapkan, peristiwa itu sendiri terjadi pada Jumat, 06 Juli 2018 lalu di jalan desa Dk Bukung Ds Kayen Rt 02 Rw 08 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati.

“Dua orang terduga pelaku diamankan, yakni DK dan F, keduanya warga Kayen,” ujar Kapolsek.

“Akibat perbuatan pelaku, Korban merasa sakit pada jari tangan kanan, terdapat luka memar pada pinggang kiri /rusuk kiri, 1 (satu) buah HP merk Andromax warna hitam pecah pada layarnya dan celana jeans warna biru yang dipakainya pada saku kanan mengalami robek serta jok motor Honda Scoopy warna putih robek dg kerugian sebesar Rp.1.500.000,- ( satu juta lima ratus ribu rupiah),” ujarnya.

Kronologis kejadian, lanjutnya, Pada hari Jumat 06 Juli 2018 sekitar jam : 16.15 wib, korban usai menonton pertunjukan dangdut “BINTANG YENILA” dalam rangka halal bil halal pemuda Dk. Socan Ds. Jimbaran Kec. Kayen Kab. Pati, di perempatan jalan desa tersebut korban pulang dengan mengendarai Honda Scoopy warna putih, dalam perjalanan tepatnya sebelum jembatan jratun korban dipukul oleh DK dengan menggunakan batu ke arah kepala korban namun korban menangkisnya dengan menggunakan kedua tangan sehingga batu tersebut mengenai jari tangan korban.

“Kemudian datang F membantunya dengan cara memukul korban dengan menggunakan batu mengenai paha kanan korban dalam posisi korban masih diatas motor, selanjutnya korban di sekap dan didorong ke pinggir jalan hingga jatuh di pondasi jalan yang dilakukan oleh 2 (dua) orang yang tidak korban kenal namanya (temannya pelaku) selanjutnya dipukuli berkali-kali tidak lama kemudian datang warga sekitar menolong korban,” jelas AKP Sutopo. (bp/ patinews )

Berkat Hal Ini, Dua Maling HP Dibekuk Unit Reskrim Polsek Margorejo Pati

BeritaPati.Com – Margorejo, Polsek Margorejo berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian handphone di Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Minggu, 22 juli 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcell mengungkapkan, “Tersangka adalah DR warga Desa Wonokromo Kecamatan Wonokromo Kabupaten Surabaya, dan AM warga Desa Dukukupang Rt 03 Rw 01, Kec Sawahan Kabupaten Surabaya Provinsi Jawa timur, namun keduanya tinggal di Margorejo,”.

“Modus operandi pelaku dengan pura-pura membeli bensin. Kronologis kejadian, saat itu sekitar pukul 17.30 wib, korban dan istrinya belanja di salah satu toko di Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo, pada saat itu korban dan istrinya berada didalam toko untuk belanja dan HP tersebut berada didalam dasbor Honda vario menghadap ke timur terletak dipinggir jalan, setelah korban dan istrinya habis belanja terus pulang,” ujar Kapolsek.

“Sesampainya korban di rumah, korban mencari HPnya yang ditaruh di dasbor honda vario tersebut namun sudah tidak ada, dan korban berusaha mencari kembali ke toko tempat belanja tersebut, namun tidak diketemukan dan selanjutnya korban meminta pemilik toko untuk membuka cctv yang berada didepan toko dan korban mengalami kerugian Hp merek OPPO,Type A57, seharga Rp. 2. 650. 000,-(dua juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) kemudian melaporkan kejadian tersebut ke unit reskrim Polsek Margorejo,” urainya.

Sementara itu, kronologi ungkap kasus, lanjutnya, setelah menerima pengaduan kemudian unit Reskrim Polsek Margorejo melakukan penyelidikan dan ditemukan keberadaan tersangka yang bertempat tinggal di komplek lorong indah, kedua tersangka di amankan di Polsek margorejo untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (bp)

Emoh Ditinggal Berlayar sang Suami, Seorang Wanita di Pucakwangi Nekat Gantung Diri

Emoh Ditinggal Berlayar sang Suami, Seorang Wanita di Pucakwangi Nekat Gantung Diri
Emoh Ditinggal Berlayar sang Suami, Seorang Wanita di Pucakwangi Nekat Gantung Diri

Pucakwangi – BERITAPATI, Warga Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi, Pati dibuat geger dengen penemuan orang gantung diri. Jumat, 20 Juli 2018 sekira pukul 21.30 WIB.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pucakwangi AKP Sumadi mengatakan, “identitas korban adalah Lasmini , 22 tahun warga Desa Sitimulyo rt01 rw o7 Kecamatan Pucakwangi, Pati,”.

Kronologis kejadian, lanjutnya, “Sekira pukul 21.30 wib Sunoto suami korban pulang kerumah mendapatkan pintu depan dalam keadaan terkunci dan diketuk ketuk tidak ada jawaban, kemudian didobrak dan melihat korban sudah menggantung di usuk atap rumah bagian belakang dengan menggunakan kain jarik, kemudian dia menolong korban, menguhubungi Sarmi dan tetangga sekitarnya,”

Motif kejadian, urainya, “korban yang pernah pisah ranjang kurang lebih 3 tahun, dan sekitar baru 3 bulan rujuk tidak mau ditinggal lama suaminya untuk berangkat kerja dikapal, pada saat suaminya sedang bekerja mempersiapkan perbekalan kapal sampat chatting dan mengancam akan bunuh diri, setelah itu chattingan terputus saksi merasa nggak enak pikiranya, saksi langsung pulang kerumah sampai dirumah pintu terkunci kemudian didobrak korban sudah meninggal dunia menggantung diusuk atap rumah bagian belakang,”. (BP/ PatiNews)

Seorang Wanita di Tlogowungu Meninggal Dibunuh, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Seorang Wanita di Tlogowungu Meninggal Dibunuh, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Seorang Wanita di Tlogowungu Meninggal Dibunuh, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

TLOGOWUNGU/ BeritaPati.com, Sunarti warga Dukuh Sanggrahan Desa Tamansari RT.4/RW.5 Kecamatan Tlogowungu Pati ditemukan meninggal dunia. Sabtu, 21 Juli 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Tlogowungu AKP Puni Rahayu mengatakan, “Dari keterangan dokter Puskesmas Tlogowungu, terdapat luka robek di sebelah kanan kepala korban,”.

“Pelaku adalah anak kandungnya sendiri, yang diduga mengalami gangguan jiwa. Peristiwa ini diketahui pukul 01.00 dini hari, ketika Ngatuwi berada dirumah, diberitahu oleh terduga pelaku bahwa ibu kandungnya telah dianiaya hingga meninggal dunia, mengetahui hal tersebut kemudian Ngatuwi mendatangi rumah korban dan dilihat bahwa korban sudah tergeletak terlentang disertai ceceran darah disekitar tubuh korban, selanjutnya Ngatuwi memberi tahu warga lainnya dan melaporkan ke pihak Kepolisian,” urainya.

Lanjut Kapolsek, “Menurut keterangan dari warga sekitar dan perangkat desa Tamansari bahwa terduga pelaku mengalami gangguan jiwa. Perkiraan waktu meninggal dari pada saat diketahui 3-5 jam,”. (BP/ Patinews)

Jembatan Gantung Berusia 25 Tahun di Dukuhseti Putus, 20 Orang Jatuh ke Sungai

Jembatan Gantung Berusia 25 Tahun di Dukuhseti Putus, 20 Orang Jatuh ke Sungai
Jembatan Gantung Berusia 25 Tahun di Dukuhseti Putus, 20 Orang Jatuh ke Sungai

DUKUHSETI – BERITAPATI.COM, Jembatan gantung yang terletak di Dukuh Tawangrejo Rt. 02 Rw. 05, Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti, Pati tiba – tiba putus, padahal saat itu warga sedang mengadakan larung saji sedekah laut di sekitar area jembatan. Jumat, 20 Juli 2018 sekira pukul 15.30 WIB.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Dukuhseti AKP Sunaryo mengungkapkan, jembatan gantung tersebut adalah penghubung antara Dukuh Tawangrejo, Desa Puncel, Pati dengan Dukuh Pasokan, Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara.

“Usia jembatan diperkirakan 25 tahun. Tali utama terbuat dari seling baja., sedangkan alasnya terbuat dari kayu. Dengan ukuran panjang 45 meter, lebar 1,5 meter,” ujarnya.

Kronologi Kejadian, lanjutnya, “Saat itu, Darsan dan Darmin (warga) berada disekitar jembatan gantung tersebut, dia melihat ada sekitar 20 orang dan 3 sepeda motor melintas diatas jembatan gantung tersebut. Kemudian tiba tiba tali utama bagian atas yang sebelah selatan putus sehingga posisi jembatan menjadi miring kemudian orang dan motor yang sedang melintas diatas jembatan gantung tersebut jatuh ke sungai tersebut,”.

“Selanjutnya Darsan dan masyarakat yang berada disekitar TKP segera menolong para korban dengan cara berenang dan sepeda motor yang tenggelam dinaikkan dengan manual tangan warga,” lanjut AKP Sunaryo.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pada saat jembatan gantung putus tersebut kebetulan bersamaan dengan pemberangkatan Larung Saji Sedekah Laut Desa Puncel. (bP/ Patinews)