Api Berkobar, Toko Peralatan Audio di Pati Terbakar

Api Berkobar, Toko Peralatan Audio di Pati Terbakar
Api Berkobar, Toko Peralatan Audio di Pati Terbakar

BeritaPati.com – Kota, Raungan sirine mobil pemadam kebakaran memutari seisi kota Pati. Malam ini (Senin, 3 September 2018), sebuah toko  peralatan audio di kawasan Jalan Jendral Sudirman terbakar.

Kobaran api sudah terjadi sejak petang tadi, beberapa mobil pemadam juga sudah dikerahkan. Kronologis kejadian, menurut warga sekitar, sekitar pukul 18.00 wib telah terjadi kebakaran toko Son’s Audio di Jl. P. Sudirman Pati.

Petang itu, listrik padam kemudian pemilik toko menghidupkan genset di lantai dua untuk mencoba power pelanggan  yang  bertegangan besar  setelah beberapa saat kemudian  genset meledak dan mengeluarkan percikan api, sehingga terjadi kebakaran sampai saat ini pukul 20.50 wib api belum bisa di padamkan. Untuk olah TKP belum bisa dilakukan dikarenakan di lantai 2 masih ada kobaran api. (lp)

Seorang Sales Spare Part Motor di Pati Diciduk Polisi, Akibat Tak Setorkan Uang Perusahaan

Seorang Sales Spare Part Motor di Pati Diciduk Polisi, Akibat Tak Setorkan Uang Perusahaan
Seorang Sales Spare Part Motor di Pati Diciduk Polisi, Akibat Tak Setorkan Uang Perusahaan

Beritapati – Kota, Pria berinisial H, Seorang sales spare part sepeda motor di Pati terpaksa berurusan dengan Polisi karena diduga menggelapkan uang perusahaan. Jum’at, 10 Agustus 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pati Kota Iptu Pujiati mengatakan, “Peristiwa itu diketahui pada hari Kamis, tanggal 09 Agustus 2018, sekira pukul 22.00 WIB, di salah satu Dealer Motor Yamaha di Pati. Modus operandi pelaku dengan tidak menyetorkan uang hasil penagihan penjualan kepada perusahaan,”.

Kronologi kejadian, ungkapnya, “Awalnya pimpinan perusahaan mengetahui bahwa terlapor dalam melakukan setoran uang hasil penagihan selalu ada yang kurang tiap minggunya, namun kemudian pada hari Kamis, 09 Agustus 2018, salah satu karyawati mengetahui jika ada faktur yang belum terbayar namun untuk faktur asli sudah tidak ada yang menandakan bahwa faktur tersebut telah lunas dari tokonya,”.

“Atas kejadian tersebut, kemudian dilaporkan kepada pimpinan, dan segera menindak lanjuti dengan melaksanakan konfirmasi terhadap pelapor. Terlapor mengakui memang uang hasil tagihan sesuai faktur tersebut uangnya tidak disetorkan dan digunakan untuk kepentingan pribadi dan terlapor tidak mampu untuk mengembalikan uang milik perusahaan,” ucapnya.

Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan beberapa lembar faktur sebagai barang bukti. Kerugian perusahaan ditaksir sekitar Rp.75.472.000.,- (tujuh puluh lima juta empat ratus tujuh puluh dua ribu rupiah). “Pelaku bakal dijerat dengan pasal 374 KUHP subs 372 KUHP,” pungkasnya. (bP)

Maling Bobol Konter HP di Pati, Setengah Milyar Melayang

Maling Bobol Konter HP di Pati, Setengah Milyar Melayang

BeritaPati.Com – Kota, Sebuah toko penjual handphone TELERING  yang terletak di Ruko Center Pati C2 Jl. Panglima Sudirman No 207 Pati, dibobol maling. Selasa, 7 Agustus 2018.

Kronologis kejadian, jelas Kapolsek Pati Kota IPTU Pujiati, “Awal mula kejadian pada hari Selasa tanggal 07 Agustus 2018 sekitar pukul 08.00 Wib, korban mendapat telepon dari salah satu karyawan tokonya, memberitahukan bahwa mendapati pintu toko rusak dan brankas dalam toko juga rusak, saat mendapat telf pelapor/korban sedang berada di semarang,”.

Selanjutnya karyawan toko, memberi kabar bahwa barang – barang HP yang tersimpan di Toko dan dibrankas hilang dicuri orang, mendapat kabar tersebut korban memerintahkan karyawan untuk menjaga toko dan diam dulu, kemudian korban melaporkan ke atasan atau pimpinan toko.

“Setelah melapor kepimpinan toko, berangkat mengecek keadaan dilokasi toko  dan ternyata benar barang – barang yang ada di Toko telah hilang dicuri orang, adapun barang – barang yang telah hilang dicuri orang adalah sebanyak 233 (Dua ratus tiga puluh tiga) Unit berbagai merk/jenis HP,” lanjutnya.

Atas kejadian tersebut Pelapor/korban mengalami kerugian sekitar Rp. 444.673.920,- (Empat ratus empat puluh empat juta enam ratus tujuh puluh tiga sembilan ratus dua puluh ribu rupiah). Salanjutnya  melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pati guna penyelidikan lebih lanjut. (bp)

Modus Penipuan Dengan Cara Pesan HP Lagi Marak di Pati

Modus Penipuan Dengan Cara Pesan HP Lagi Marak di Pati
Modus Penipuan Dengan Cara Pesan HP Lagi Marak di Pati

BeritaPati.com – Kriminal, Polsek Pati telah menerima laporan atau pengaduan tentang dugaan Penipuan dan atau penggelapan yang terjadi pada Senin, 06 Agustus 2018, sekira pukul 11.15 WIB.

“Peristiwa itu terjadi di Lobi STIMIK AKI Pati, turut, Kampung Kauman kelurahan Pati Kidul Kecamatan/ Kabupaten Pati,” kata Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pati Kota Iptu Pujiati.

Kronologi kejadian, jelasnya, “saat itu, korban Noor Fitri sedang stay di Surya phone Pati, kemudian ada seseorang tanya – tanya perihal harga HP OPPO, dan saat itu seseorang tersebut menawar HP OPPO F7 , Kemudian korban kasih brosur dan nomer HP milik korban. Setelah itu orang tersebut pergi,”

“Selang beberapa saat orang yang sebelumnya bertanya – tanya di Surya phone tersebut,juga menyuruh korban membawa HP biasa seharga Rp. 700.000 an, (tujuh ratus ribu) sekalian menyuruh mengirimkan dan mengantarkan ke STIMIK AKI dan saat itu orang tersebut mengaku bernama Yanto, dan selanjutnya korban bersama temannya , Noya menuju ke STIMIK AKI, setelah bertemu seseorang yang mengaku bernama Yanto.

“Kemudian seseorang tersebut mengasih DP pembelian Hp OPPO kepada korban sebesar Rp. 215.000 ( dua ratus lima belas ribu rupiah), di suruh mengirimkan ke MTs Islam menemui istrinya yakni Tutik,” lanjutnya.

Lalu korban menuju ke MTs Islam untuk menemui Tutik masalah pembayaran tersebut, kemudian korban bertanya kepada salah satu guru MTs Islam tersebut, setelah menanyakan ternyata tidak ada atas nama Tutik. Selanjutnya korban kembali ke STIMIK AKI untuk menemui dari orang yang mengaku atas nama Yanto selanjutnya korban menanyakan kepada temannya yang bernama Noya tentang orang tersebut, dan ternyata orang tersebut sudah pergi dengan membawa HP OPPO F7.

“Kemudian selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pati. Polisi masih mendalami kasus ini,” tandas Kapolsek.

“Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian Sekitar Rp 3.999.000,- (Tiga juta sembilan ratus sembilan puluh ribu rupiah),” pungkasnya. (BP)

Gudang Farmasi di Pati Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya

Gudang Farmasi di Pati Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya
Gudang Farmasi di Pati Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya

Beritapati – Kota, Senin, 06 Agustus 2018 sekitar pukul 20.20 Wib telah terjadi kebakaran gudang milik PT.BSP / Bina San Prima Pati Jl Pemuda nomor 250 Pati. turut Kampung Dosoman Kelurahan Pati Wetan Rt 06/01 Kecamatan /Kabupaten Pati.

Kronologis kejadian, ungkap Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pati Kota IPTU Pujiati, sekitar pukul 20.00 Wib awal mula Gunawan membakar sampah barang barang experied ditempat gudang sampah meliputi produk Makanan, Kesehatan, Farmasi, Obat dan Kebutuhan Konsumer lainnya.

“Karena banyaknya barang barang yang dibakar selanjutnya sekitar pukul 20.20 Wib api mulai membesar dan tidak bisa dikendalikan. Selanjutnya Satpam Sutrisno menghubungi PMK dan Polsek Pati untuk meminta bantuan . Api berhasil dipadamkan pada pukul 21.30 Wib dengan bantuan 4 unit truk Damkar,” lanjutnya.

Bangunan yang terbakar berupa gudang penyimpanan barang experied berukuran 10×10 Meter yang berisikan barang bekas tidak terpakai / barang experied kadaluarsa

Kerugian yang ditimbulkan belum bisa ditaksir. Penyebab kebakaran diperkirakan berasal dari pembakaran sampah obat yang kadaluarsa. (BP)

Peringatan Hari Jadi ke 695, Bakal Sarat Dengan Adat Pati

Peringatan Hari Jadi ke 695, Bakal Sarat Dengan Adat Pati
Peringatan Hari Jadi ke 695, Bakal Sarat Dengan Adat Pati

BeritaPati.com – Kota, Hari Jadi Kabupaten Pati yang diperingati tiap tanggal 7 Agustus, telah menjadi agenda rutin bagi Pemerintah Kabupaten Pati untuk mempersiapkan berbagai prosesi hari besar di kabupaten ini.

Rangkaian kegiatan mesti dilalui oleh jajaran pejabat di lingkup Pemkab Pati, tak terkecuali pada Hari Jadi Kabupaten Pati ke 695 tahun 2018 ini. Sejumlah kegiatan telah disusun oleh panitia Peringatan Hari Jadi ke 695 Kabupaten Pati, namun ada beberapa perbedaan pada perayaan Hari Jadi tahun 2018 ini.

Seperti yang diungkapkan Ketua Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke 695 Kabupaten Pati tahun 2018, Ifan Bustanuddin dimana tahun ini seluruh tamu undangan pada upacara Hari Jadi Pati ke 695 pada 7 Agustus, diwajibkan memakai baju adat Pati. “Seluruh tamu undangan termasuk Forkompimda hingga para petugas upacara, memakai baju adat Pati,” terang Asisten Administrasi Sekda itu.

Tak hanya itu, pada upacara nanti Bupati Pati yang bertindak sebagai inspektur upacara, akan memberikan sambutan dalam bahasa Jawa. “Demikian halnya dalam pembacaan sejarah Kabupaten Pati dan doa, para petugas akan berbahasa Jawa,” imbuh Ifan.

Di tahun- tahun sebelumnya, Ifan menerangkan pemakaian baju adat Pati, hanya saat Rapat Paripurna DPRD Pati setiap tanggal 6 Agustus, yang berlangsung di malam hari. Sedangkan saat pelaksanaan upacara jajaran Forkompimda dan tamu undangan tidak memakai baju adat.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto mempunyai harapan besar dengan penggunaan baju adat Pati dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Pati. Ia mengungkapkan, dengan menggunakan baju adat Pati ia berharap baju asli Pati ini semakin dikenal.

Demikian halnya dalam pemakaian bahasa Jawa saat memberikan sambutan. Bupati mengatakan, hal ini sebagai upaya nguri – uri budaya Jawa, serta menunjukkan identitasnya sebagai wong Pati. “Pemakaian baju adat dan penggunaan bahasa Jawa ini, merupakan upaya Pemerintah daerah dalam mempertahankan tradisi luhur yang telah dimiliki Pati,” tegasnya. (hMS)

Berusia 100 Tahun, Nenek Sebatang Kara Ditemukan Meninggal di Area Makam Syeh Jangkung

Berusia 100 Tahun, Nenek Sebatang Kara Ditemukan Meninggal di Area Makam Syeh Jangkung
Berusia 100 Tahun, Nenek Sebatang Kara Ditemukan Meninggal di Area Makam Syeh Jangkung

Kayen – Beritapati.com, Seorang nenek sebatang kara ditemukan meninggal dunia di kawasan makam Syech Jangkung turut Dukuh Landoh Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Pati. Senin, 30 Juli 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengungkapkan,  “Identitas nenek tersebut diketahui adalah  Sri Kadarwati Binti Kromowijoyo, menurut pengakuan almarhum sewaktu masih hidup beralamat di Semarang Jateng, umur kurang lebih 100 tahun,”.
Kronologis peristiwa, lanjutnya, “Pada hari Senin, tanggal 30 Juli 2018 sekitar pukul 18.15 Wib, Suroso sedang menjenguk korban, saat posisi berbaring di belakang dapur milik Fatonah dan Suroso mendengar nafas dari korban sesak nafas bersuara agak keras, dan Suroso mendekati, setelah di ketahui korban tidak bernafas kemudian dia memberitahu Sulistiyowati  memberitahu bahwa korban telah meninggal dunia dan Sulistiyowati  memberitahukan ke Fatonah,”.

“Kemudian Fatonah  menghubungi perangkat desa dan kepala desa, lalu kepala desa menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Kayen, kemudian anggota Polsek Kayen menghubungi Dokter Puskesmas Kayen,” imbuhnya.

“Atas permintaan warga setempat, korban menginginkan di makamkan di Lokasi Makam Syeh Jangkung Landoh karena menurut kepercayaan masyarakat setempat, almarhum  memiliki kelebihan dan masyarakat menghrapkan berkah apabila di makamkan di lokasi tersebut. Atas persetujuan Masyarakat yang di ketahui kepala desa biaya pemakaman akan di tanggung masyarakat sekitar  karena tidak di ketahui kelurga ataupun saudaranya,” pungkasnya. (BP)

Ratusan Warga Gadudero Gruduk Kantor BPN Pati, Minta Kejelasan Soal Ini

Ratusan Warga Gadudero Gruduk Kantor BPN Pati, Minta Kejelasan Soal Ini
Ratusan Warga Gadudero Gruduk Kantor BPN Pati, Minta Kejelasan Soal Ini

BERITAPATI– KOTA, Sekitar 120 warga Desa Gadudero Kecamatan Sukolilo, Pati melakukan audiensi ke Kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) masuk Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Pati. Senin, 30 Juli 2018.

Dengan menggunakan tiga unit truk dan satu bus, warga membawa 1 ( satu ) buah keranda serta kertas yang bertuliskan mempertanyakan kejelasan nasib sertifikat mereka.

Rombongan warga tersebut kemudian diterima oleh Suroso selaku Kasi Hubungan Hukum BPN Pati. Pihak BPN Pati memberi penjelasan bahwa, Desa Gadudero pada tahun 2017 telah ada program pensertifikatan tanah sebanyak 500 bidang, dan sampai dengan saat ini telah jadi sertifikat sebanyak 424, dan masih kurang 76, namun sampai dengan sekarang pihak BPN belum menerima  berkas pengajuan sertifikat atas kekurangan sejumlah tersebut diatas.

Dan untuk pengurusan program pensertifikatan tersebut negara dalam hal ini yang diawaki oleh BPN tidak memungut biaya sepeserpun.

Untuk distribusi sertifikat yang sudah jadi akan kami laksanakan pada hari Kamis, 2 Agustus 2018 di Desa Gadudero Sukolilo secara langsung kepada pemilik.

Dalam pelaksanaan audienai tersebut mendapatkan pengamanan gabungan dari, Polres Pati : 1 ( satu ) Pleton Dalmas, 1 (satu)  Unit Intelkam Bidang Politik, 2 ( dua ) Personil Provost Polres, Polsek Sukolilo : 6  Personil dipimpin Waka Polsek Sukolilo IPTU Wandoyo dan dari Polsek Margorejo : 15 Personil. (BP)

Nelayan Asal Dukuhseti, Selamat Dari Kecelakaan Kapal di Rembang

Nelayan Asal Dukuhseti, Selamat Dari Kecelakaan Kapal di Rembang
Nelayan Asal Dukuhseti, Selamat Dari Kecelakaan Kapal di Rembang

Dukuhseti – Beritapati, Bersama tim relawan, Sat Sabhara Polres Pati melaksanakan penjemputan korban selamat laka laut nelayan Desa Dukuhseti Kec. Dukuhseti Kabupaten Pati di TPI Tasik Agung Rembang. Jumat, 27 Juli 2018 pukul 04.30 wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasat Sabhara AKP Sugino mengungkapkan, sejumlah relawan yang terlibat diantaranya, Sat Sabhara Polres Pati, PMI Kabupaten Pati, RAPI Wil 29 Kabupaten Pati, Kesbang Pol Kabupaten Pati, Keluarga Korban, Basarnas Pos Jepara dan RAPI Wil 31 Kabupaten Rembang.

“Adapun Identitas Korban laka laut yang selamat yaitu Imamudin 33 tahun Nelayan asal Desa Dukuhseti Kecamatan Dukuhseti Rt. 03/02 Kabupaten Pati,” ujarnya.

Kronologi kejadian, lanjutnya, “Imamudin ditemukan oleh KM. Tambah Rejeki yang akan berangkat melaut. Setelah berhasil diselamatkan korban dipindahkan ke KM. Ulam Sari-an dengan juru mudi Supriyanto yang dalam perjalanan pulang menuju Pelabuhan Tasik Agung Rembang,”.

“Pada hari Jumat pukul 02.04 Wib KM. Ulam Sari-an berlabuh di Pelabuhan Tasik Agung Rembang dan sdr Imamudin turun dari KM. Ulam Sarian diterima oleh Anggota Sat Sabhara Polres Pati dan Anggota Polair Polres Rembang, kemudian dilaksanakan pemeriksaan kesehatan oleh PMI Kabupaten Pati. Pada pukul 03.34 Wib rombongan penjemput dan keluarga korban telah sampai dikediaman korban,” pungkas AKP Sugino. (bp)

Emoh Ditinggal Berlayar sang Suami, Seorang Wanita di Pucakwangi Nekat Gantung Diri

Emoh Ditinggal Berlayar sang Suami, Seorang Wanita di Pucakwangi Nekat Gantung Diri
Emoh Ditinggal Berlayar sang Suami, Seorang Wanita di Pucakwangi Nekat Gantung Diri

Pucakwangi – BERITAPATI, Warga Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi, Pati dibuat geger dengen penemuan orang gantung diri. Jumat, 20 Juli 2018 sekira pukul 21.30 WIB.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pucakwangi AKP Sumadi mengatakan, “identitas korban adalah Lasmini , 22 tahun warga Desa Sitimulyo rt01 rw o7 Kecamatan Pucakwangi, Pati,”.

Kronologis kejadian, lanjutnya, “Sekira pukul 21.30 wib Sunoto suami korban pulang kerumah mendapatkan pintu depan dalam keadaan terkunci dan diketuk ketuk tidak ada jawaban, kemudian didobrak dan melihat korban sudah menggantung di usuk atap rumah bagian belakang dengan menggunakan kain jarik, kemudian dia menolong korban, menguhubungi Sarmi dan tetangga sekitarnya,”

Motif kejadian, urainya, “korban yang pernah pisah ranjang kurang lebih 3 tahun, dan sekitar baru 3 bulan rujuk tidak mau ditinggal lama suaminya untuk berangkat kerja dikapal, pada saat suaminya sedang bekerja mempersiapkan perbekalan kapal sampat chatting dan mengancam akan bunuh diri, setelah itu chattingan terputus saksi merasa nggak enak pikiranya, saksi langsung pulang kerumah sampai dirumah pintu terkunci kemudian didobrak korban sudah meninggal dunia menggantung diusuk atap rumah bagian belakang,”. (BP/ PatiNews)