Ditabrak Motor Tanpa Lampu, Polisi di Gembong Dilarikan ke Rumah Sakit

BeritaPati.Com – Gembong, Anggota Polsek Gembong jadi korban tabrak lari di Jalan Pati-gembong turut Dukuh Serut Desa Kedungbulus Kecamatan Gembong Kab. Pati. Kamis tanggal 16 Agustus 2018, sekira pukul 20.10 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Gembong AKP Giyanto mengungkapkan “Korban adalah Eko Purdianto anggota Polsek Gembong warga Perum Rendole,”.

Kronologis kejadian, lanjutnya, “korban saat itu baru perjalanan pulang kerja/piket mengendarai motor Vega dari arah Gembong ke Pati ( Rumah Perum Rendole Indah ) ( dari Barat ke Timur), setibanya di TKP tepatnya di tikungan jalan Desa Kedungbulus turut Dukuh Serut kaget ada pengendara sepeda motor dari arah (timur ke barat) tidak berlampu,”.

“Kemudian, Motor korban bersenggolan dengan mitir yang berlainan arah tersebut, sehingga motor korban oleng kemudian terjatuh dan menyebabkan laka, Pelaku melarikan diri ke arah Barat korban ditolong saksi yang melintas dijalan yang sama dan saksi antar korban ke rumah sakit KSH Pati,” lanjutnya. (bp)

Warung Makan Pemancingan di Talun Kayen Terbakar, Kerugian Puluhan Juta

BeritaPati.Com – Kayen, Rumah makan Alaska milik Mohammad Chotibul Umam yang berada di area tambak ikan turut Desa Talun Kecamatan Kayen Kabupaten Pati ludes terbakar. Kamis (16/08/2018).

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati SIK, M.Si melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo, SH mengatakan Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Luas bangunan yang terbakar 8 x 12 m dan Api dapat dipadamkan dengan bantuan 3 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Pati.

Kapolsek kayen mengungkapkan bahwa menurut keterangan saksi Lukman Hakim (35) yang bermaksud mengantarkan aqua galon ke warung dan melihat warung dalam kondisi bekas terbakar (api sudah padam namun masih terlihat asap yang mengepul dari dalam bangunan warung) selanjutnya memberitahu saksi Suparlan (41) kemudian menghubungi pemilik melalui HP memberitahukan bahwa warungnya telah terbakar.

“Pada saat itu warga tidak berani mendekat kewarung sehubungan masih ada bara api dan asap melihat di warung tersebut kemudian korban memberitahukan kejadian tersebut kepada petugas piket Polsek Kayen dan petugas Pemadam Kebakaran yang standby di Kantor Kec. Kayen selang 15 menit petugas damkar tiba di warung milik korban dan memadamkan sisa-sisa bara api yang masih menyala” ungkap Kapolsek

Kapolsek menambahkan bahwa Sebelumnya korban meninggalkan warung pada hari Rabu, 15 Agustus 2018 sekitar pukul 17.00 Wib, warung tidak di jaga dan sebelum warung ditinggal kompor-kompor sudah dimatikan namun yang dinyalakan lampu penerangan ruangan warung , freezer dalam keadaan hidup dan lampu penerangan jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun dari Laporan sementara, Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah, (bp/ dok Humas Polres Pati)

Dilahap Api, Satu Rumah di Winong Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

BeritaPati.Com – Winong, Rumah milik Rasiem (75 tahun) yang terletak di Dukuh Clekik Desa Pohgading Kecamatan Winong Kabupaten Pati ludes terbakar. Rabu, 15 Agustus 2018 sekira pukul 15.00 WIB sore tadi.

Kronologis Kejadian, menurut saksi mata,
saat itu korban di dalam rumah dan tiba-tiba muncul api dari bagian kamar, selanjutnya Korban keluar rumah meminta tolong tetangga. Korban ingat didalam rumah ada uang lalu Korban masuk kembali ke dalam rumah untuk mengambil uang dikamar.

Namun Korban tidak dapat mengambil uang dikarenakan api membesar dan Korban jatuh pingsan didepan pintu masuk dan ditolong oleh warga. Dengan dibantu warga dan 1 Unit mobil tangki air, api berhasil dipadamkan.

Rumah yang terbakar berbentuk Joglo dengan ukuran 9X12 meter, dinding papan kayu Jati, plafon kayu jati. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materiil kurang lebih sebesar Rp. 150.000.000,- ( Seratus lima puluh juta rupiah ) dengan rincian, 1 unit bangunan rumah bentuk Joglo, Tv 21 inch, Uang Tunai Rp. 6.000.000, dan Padi 15 Sak

Kebakaran rumah tersebut diperkirakan dari hubungan arus pendek listrik. Barang- Barang perabotan dan benda-benda berharga milik korban tidak berhasil diamankan, karena api sudah menjalar ke seluruh rumah dengan cepat.

Korban mengalami luka bakar di bagian, dada,punggung serta tangan dan dilarikan ke RSUD Kayen. (pn/ dm)

Ratusan Kicau Mania Pati Datangi Gedung Dewan, Tuntut Hal Ini

BeritaPati.Com – Kota, Sekitar 150 warga Juwana, Batangan, Pucakwangi, Jaken, dan Jakenan yang merupakan gabungan dari para pedagang/peternak burung dan kicau mania mendatangi gedung DPRD Pati. Selasa, 14 Agustus.

Aksi unjuk rasa ini untuk menolak Permen nomor 20/2018, karena menurut mereka Permen yang dikeluarkan pemerintah tersebut diangap sangat merugikan bagi pedagang/peternak burung dan pecinta burung.

Peserta Aksi berangkat dengan sarana transportasi berupa kendaraan jenis Elf 2 Unit, 10 kendaraan Pribadi dan sebanyak 30 unit sepeda motor dengan dilengkapi spanduk/bener serta pengeras suara.

Dalam Permen 20/2018 tersebut tertuang, penambahan spesies hewan yang dilindungi seperti Murai Batu, Pleci, Cucak Rowo dan lain-lain. Bagi para peternak harus mempunyai ijin dan penjualannya harus bersertifikat. Bagi para peternak setiap bulannya harus membuat laporan perkembangan hasil ternak ke BKSDA setempat. (bp)

Seorang Petani di Margorejo Meninggal, Akibat Tersengat Listrik di Sawah

BeritaPati.Com – Margorejo, Polsek Margorejo melakukan olah TKP penemuan mayat diduga meninggal dunia karena tersengat aliran listrik di persawahan turut Desa Sokokulon Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Minggu, 12 Agustus 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcell mengungkapkan, “Korban adalah Sito umur 53 tahun, Jenis kelamin Laki-laki, seorang Petani, warga Desa Ngawen Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati,”.

Kronologis kejadian, lanjutnya, “sekira pukul 21.00 Wib, Naim mengecek sawah tanaman padi yang dikelilingi kawat aliran listrik dari PLN untuk mengusir hama tikus, sesampai disawah lampu kontrol dalam keadaan padam, kemudian dia menglilingi sawah ternyata di pematang sawah mendapati seorang laki-laki dalam keadaan terlentang tidak bergerak, setelah itu Naim menghubungi Sutarno, kemudian Sutarno menghubungi Polsek Margorejo guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”.

Mendapatkan laporan dari warga, piket SPK dan piket unit Reskrim Polsek Margorejo mendatangi TKP serta melakukan olah TKP dan korban sudah meninggal dunia.

Dari hasil Pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda trauma atau tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab kematian diduga karena tersengat aliran listrik. Dugaan meninggal sekitar 1 jam sebelum di temukan.

“Diduga korban meninggal dunia karena tersengat aliran listrik PLN dari kawat yang dipakai pemilik sawah untuk mengusir hama tikus,” pungkasnya. (pn/ wt)

Diduga Akibat Bakar Sampah, Gudang Obat di Pati Terbakar

BeritaPati.Com – Kota, Senin, 06 Agustus 2018 sekitar pukul 20.20 Wib telah terjadi kebakaran gudang milik PT.BSP / Bina San Prima Pati Jl Pemuda nomor 250 Pati. turut Kampung Dosoman Kelurahan Pati Wetan Rt 06/01 Kecamatan /Kabupaten Pati.

Kronologis kejadian, ungkap Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pati Kota IPTU Pujiati, sekitar pukul 20.00 Wib awal mula Gunawan membakar sampah barang barang experied ditempat gudang sampah meliputi produk Makanan, Kesehatan, Farmasi, Obat dan Kebutuhan Konsumer lainnya.

“Karena banyaknya barang barang yang dibakar selanjutnya sekitar pukul 20.20 Wib api mulai membesar dan tidak bisa dikendalikan. Selanjutnya Satpam Sutrisno menghubungi PMK dan Polsek Pati untuk meminta bantuan . Api berhasil dipadamkan pada pukul 21.30 Wib dengan bantuan 4 unit truk Damkar,” lanjutnya.

Bangunan yang terbakar berupa gudang penyimpanan barang experied berukuran 10×10 Meter yang berisikan barang bekas tidak terpakai / barang experied kadaluarsa

Kerugian yang ditimbulkan belum bisa ditaksir. Penyebab kebakaran diperkirakan berasal dari pembakaran sampah obat yang kadaluarsa. (pn/ wt)

Iuran, Polsek Dukuhseti Bagikan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

BeritaPati.Com – Dukuhseti, Bersama 6 anggota Polsek Dukuhseti, dipimpin oleh Wakapolsek Iptu Triyo Wardoyo membagikan sembako kepada anak Yatim Piatu dan fakir miskin di Desa Dukuhseti dan Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Jumat (11/08/2018).

Personil Polsek Dukuhseti menyisihkan sebagian rizkinya untuk memberikan bantuan kepada warga yang kurang mampu yang rutin di agendakan setiap bulannya. Dari dana yang berhasil dikumpulkan, dibelikan sembako dan diserahkan kepada warga kurang mampu di wilayah hukum Polsek Dukuhseti.

Untuk kali ini Polsek Dukuhseti Polres Pati memberikan bantuan sosial dengan menggunakan mobil patroli, dengan paket sembako yang disalurkan sebanyak 38 (tiga puluh delapan) paket dan didistribusikan kepada Warga Desa Dukuhseti sejumlah 20 paket dan Warga Desa Banyutowo 18 Paket.

Aipda Joko Suwarno personil Polsek Dukuhseti, salah satu penggagas ide program Jumat Barokah yang diagendakan setiap bulannya ini mengaku sumbangan bagi kaum dhuafa tersebut dikumpulkannya dari dana pribadi seluruh Personil Polsek dengan suka rela (Se ikhlasnya).

“Sedikit dari kita, namun berarti bagi mereka”. Itu lah sepenggal kalimat yang menjadi pedoman bagi Aipda Joko Suwarno anggota Polsek Dukuhseti untuk selalu berbagi dan peduli terhadap warganya yang kurang mampu.

Sementara itu Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, S.I.K. M.Si melalui Wakapolsek Dukuhseti, Iptu Triyo Wardoyo mengatakan, bahwa kepedulian sosial tersebut merupakan salah satu cara polisi untuk dekat dengan masyarakat, karena tidak hanya urusan penegakan hukum , tetapi pendekatan hati juga sangat diperlukan terutama dengan warga yang memang membutuhkan.

“Semoga dengan pendekatan hati seperti ini , Polisi juga bisa menjadi sahabat sekaligus pengayom di tengah masyarakat,karena memang masih banyak saudara kita yang kurang beruntung dan membutuhkan kepedulian kita semua, sedikit dari kami bermanfaat bagi mereka,” Tandasnya. (pn/ dok Humas Polres Pati)

Seorang Sales Spare Part Motor di Pati Diciduk Polisi, Akibat Tak Setorkan Uang Perusahaan

Seorang Sales Spare Part Motor di Pati Diciduk Polisi, Akibat Tak Setorkan Uang Perusahaan
Seorang Sales Spare Part Motor di Pati Diciduk Polisi, Akibat Tak Setorkan Uang Perusahaan

Beritapati – Kota, Pria berinisial H, Seorang sales spare part sepeda motor di Pati terpaksa berurusan dengan Polisi karena diduga menggelapkan uang perusahaan. Jum’at, 10 Agustus 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pati Kota Iptu Pujiati mengatakan, “Peristiwa itu diketahui pada hari Kamis, tanggal 09 Agustus 2018, sekira pukul 22.00 WIB, di salah satu Dealer Motor Yamaha di Pati. Modus operandi pelaku dengan tidak menyetorkan uang hasil penagihan penjualan kepada perusahaan,”.

Kronologi kejadian, ungkapnya, “Awalnya pimpinan perusahaan mengetahui bahwa terlapor dalam melakukan setoran uang hasil penagihan selalu ada yang kurang tiap minggunya, namun kemudian pada hari Kamis, 09 Agustus 2018, salah satu karyawati mengetahui jika ada faktur yang belum terbayar namun untuk faktur asli sudah tidak ada yang menandakan bahwa faktur tersebut telah lunas dari tokonya,”.

“Atas kejadian tersebut, kemudian dilaporkan kepada pimpinan, dan segera menindak lanjuti dengan melaksanakan konfirmasi terhadap pelapor. Terlapor mengakui memang uang hasil tagihan sesuai faktur tersebut uangnya tidak disetorkan dan digunakan untuk kepentingan pribadi dan terlapor tidak mampu untuk mengembalikan uang milik perusahaan,” ucapnya.

Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan beberapa lembar faktur sebagai barang bukti. Kerugian perusahaan ditaksir sekitar Rp.75.472.000.,- (tujuh puluh lima juta empat ratus tujuh puluh dua ribu rupiah). “Pelaku bakal dijerat dengan pasal 374 KUHP subs 372 KUHP,” pungkasnya. (bP)

Lima Kapal Terbakar di Juwana, Diduga Hal Ini Penyebabnya

BeritaPati.Com – Juwana, Lima kapal ludes terbakar di alur sungai Silugonggo turut Desa Bendar Kecamatan Juwana, Pati. Kamis, 9 Agustus 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengungkapkan, “Lima kapal tersebut adalah, KM. Dua Putra 05, KM Dua Putra 06, Bangkai KM Cantran milik orang Rembang ( kondisi Rusak/mangkrak ), dan dua kapal KM Kaskow Kapal belum jadi/ tanpa mesin,”.

Kronologis Kejadian kebakaran, lanjutnya, “Saat itu, KM Dua Putra 05 melakukan perbaikan Kapal dengan melakukan pengelasan pembuatan jalur Freezer sekira pukul 15.00 Wib, pekerja las telah selesai / istirahat selanjutnya Sekira pukul 16.15 Wib, Saiful Mukminin dihubungi bahwa telah terjadi kebakaran KM. Dua Putra 05 selanjutnya di menuju TKP dan bersama-sama warga turut memadamkan Api,”.

Polisi dan aparat lainnya, dibantu dengan nelayan berusaha menjauhkan Kapal Motor yang berada di kanan kiri lokasi KM yang terbakar dengan menarik Kapal menggunakan tali tambang.

Ditambahkannya, Kejadian kebakaran Kapal tersebut diduga berasal dari Sisa pembakaran pengelasan perbaikan kapal dari KM Dua Putra 5.

“Dalam kejadian kebakaran kapal tersebut tidak terdapat korban jiwa namun kerugian material di perkirakan sebanyak lebih kurang Rp. 19. 350.000.000,00 (sembilan milyar tiga ratus lima puluh juta rupiah). Api dengan cepat menyambar Kapal – kapal yang sedang tambat labuh di sebelahnya akibat hembusan angin yang sangat kencang,” imbuhnya.

“Dari 5 Kapal Motor yang terbakar terdapat 2 Kapal Motor yang masih menyimpan BBM jenis Solar KM. Dua Putra 05 Sisa melaut dari Papua berisi sebanyak lebih kurang 15 Ton BBM jenis solar dan KM Dua Putra 06 berisi BBM Solar sebanyak lebih kurang 40 Ton. Terbakarnya Kapal Motor di alur sungai Silugonggo karena kecelakaan kerja, tidak ada sabotase dari pihak lain,” pungkas Kapolsek. (bp/ dok Humas PolSek Juwana)

Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Panggung Ketoprak Terguling di Tambakromo

BeritaPati.Com – Tambakromo, Truk Pengangkut panggung ketoprak terguling di Jl. Tambakromo – Maitan turut Desa Larangan Kecamatan Tambakromo, Pati. Kamis, 9 Agustus 2018.

“Laka tunggal truk Elf ini mengakibatkan satu orang crew panggung meninggal dunia,” kata Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Tambakromo AKP Haryono.

Korban meninggal adalah Supardi (50 tahun) warga Desa Kalimulyi Kecamatan Jakenan, sedangkan empat orang rekannya mengalami luka-luka.

Kronologis kejadian, lanjutnya, “Truk Isuzu Elf melaju dari arah selatan setelah sampai di TKP, jalan tikungan menurun tiba-tiba rem blong dan pengemudi tidak bisa mengendalikan laju Kendaraan akhirnya truk tergelincir dan terguling sehingga pekerja yang berada di atas bak sebanyak 4 orang terpental keluar sehingga salah satu korban meninggal dunia,”. (bp)