Kelabui Petugas, Maling Motor di Wedarijaksa Nekat Terjun ke Kolam Lele

BeritaPati.Com – Wedarijaksa, NS warga Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati harus berurusan dengan Polisi, pasalnya pelaku Curanmor yang diburu Polsek Wedarijaksa ini justru melarikan diri saat hendak ditangkap dan menceburkan diri di kolam lele untuk mengelabui petugas. Jum’at, 13 Juli 2018.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Eko Pujiono mengatakan, sebelumnya tersangka dilaporkan telah melakukan Curanmor di salah satu bengkel di Desa Jontro Wedarijaksa. Kamis, 12 Juli 2018.

“Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan dua sepeda motor, yakni, Honda GL Max dan Yamaha Alfa,” ujarnya.

Kronologis kejadian, lanjutnya, “Saat itu, Pemilik bengkel yang saat itu baru bangun tidur kemudian ke ruang bengkel motor melihat motor sudah hilang dicuri oleh orang yang tidak dikenal,”.

Sedangkan Kronologi ungkap kasus, jelas,
Berawal dari kecurigaan korban terhadap seseorang yang diketahui sedang mengendarai motor miliknya yang telah hilang kemarin, kemudian korban memberikan informasi kepada Unit Reskrim Polsek Wedarijaksa terkait mobilisasi pelaku tersebut.

“Awal pengejaran terhadap pelaku yang dilakukan oleh korban bersama anggota unit Reskrim dan unit intelkam Polsek Wedarijaksa dilakukan mulai dari wilayah Kec. Juwana hingga sampai Ds. Guyangan Kec. Trangkil (TKP), sesampainya di TKP dilakukan penghadangan terhadap pelaku oleh korban bersama anggota Polsek Wedarijaksa, tindakan penghadangan tersebut justru ditanggapi pelaku dengan turun dari motor kemudian melarikan diri hingga tertangkap saat upaya dari pelaku kabur dengan menceburkan diri ke kolam lele,” urainya.

Setelah tertangkap, “diketahui bahwa pelaku bernama NS, kemudian pengembangan kasus terus berlanjut hingga Unit Reskrim Polsek Wedarijaksa berhasil menangkap dua orang pelaku lainnya yaitu A dan Sdr. S dirumahnya masing-masing,”. (pn/ rp)

Tabrakan Dengan Brondol, Pengendara Satria di Tlogowungu Meninggal Dunia

BeritaPati.Com – Tlogowungu, Satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi di jalan umum Tlogowungu – Lahar tepatnya Dukuh Benturan turut Desa Tlogorejo Kec. Tlogowungu Kab. Pati. Kamis tanggal 12 Juli 2018 sekira pukul 17.00 Wib.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kanit Laka Polres Pati IPDA Suyadi mengungkapkan, Kecelakaan melibatkan Suzuki Satria kontra dengan Mitsubishi Pick Up.

“Korban meninggal adalah pengendara sepeda motor Suzuki Satria Marcel Sugi, 13 tahun warga Desa Tlogorejo Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati,” ujar IPDA Suyadi.

Kronologis kejadian, lanjutnya, “Sekira pukul 17.00 Wib, Semula motor Suzuki Satria berjalan dari arah barat ketimur sedangkan Mitsubishi Pick Up berjalan dari arah timur kebarat. Sesampainya di TKP, Pengendara Suzuki Satria menyapa temannya yang berada diwarung sebelah selatan badan jalan, tanpa memperhatikan situasi lalu lintas dari depan, kemudian berpindah lajur atau bergerak kesamping kanan,”.

“Karena jarak sudah dekat sehingga Suzuki Satria bertabrakan dengan Mitsubishi Pick Up dan terjatuh. Posisi akhir Suzuki Satria terjatuh dibadan jalan sebelah utara sedangkan Mitsubishi Pick Up berhenti diantara bahu dan badan jalan sebelah selatan,” pungkasnya. (bp)

Pukul Korban Dengan Tangan Kosong, Seorang Pria di Margorejo Diamankan Polisi

Pukul Korban Dengan Tangan Kosong, Seorang Pria di Margorejo Diamankan Polisi
Pukul Korban Dengan Tangan Kosong, Seorang Pria di Margorejo Diamankan Polisi

MARGOREJO – BERITAPATI.com, Polsek Margorejo mengamankan B, yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap S. Kamis, 12 Juli 2018.

“Polisi mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah T-Shirt warna merah muda dengan bercak darah di bagian depan. Sedangkan TKP berada di alan samping sebelah barat PT. Dua Kelinci turut Dukuh Lumpur Desa Bumirejo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati,” ungkap Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcell.

Kronologi Kejadian, jelas Kapolsek, “Pada hari Kamis tanggal 03 Mei 2018, pukul 22.30 Wib, di jalan samping sebelah barat PT. DUA KELINCI turut Dk. Lumpur Ds. Bumirejo Kec. Margorejo Kab. Pati, pelapor mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh terlapor yaitu dengan cara terlapor melakukan pemukulan terhadap pelapor dengan menggunakan tangan kanan sebanyak kurang lebih 5 (lima) kali mengenai muka dengan jarak kurang lebih 1 (satu) meter,”.

Kemudian, lanjutnya, “pelapor terjatuh setelah itu terlapor pergi meninggalkan pelapor, atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka memar pada mata sebelah kiri dan robek pada bibir atas bagian dalam kemudian pelapor berobat jalan di Rumah Sakit KSH Pati dan selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polsek Margorejo guna proses penyidikan lebih lanjut,”. (bp/ sumber: PATINEWS)

Ditinggal Ngantar Adik, Sang Kakak Ditemukan Meninggal Tenggelam di Sendang Jibing Sukolilo Pati

Beritapati.com – Sukolilo, Ahila Rafa Azraid, bocah berusia tujuh tahun ditemukan meninggal di Sendang Jibing turut Dukuh Karangtandan Rt.8/4, Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo Kab. Pati. Kamis tanggal 12 Juli 2018 pukul 11.30 Wib.
Kronologis Kejadian, menurut Kapolsek Sukolilo IPTU Supriyono, “Sebelum kejadian, korban bersama ibu dan adiknya akan mandi di Sendang Jibing, karena adiknya ingin BAB, sehingga ibunya mengantar dan menunggui adiknya yang BAB, berjarak sekitar 5 meter dari sendang tetapi posisinya terhalang tanggul sendang, sedangkan korban bermain air di tepi sendang yg airnya paling dalam dan situasi sendang sepi,”.
“Sekitar seperempat jam kemudian ibu korban kembali di sendang dan mendapati korban sdh terapung di dalam sendang, sehingga ibu korban berteriak minta tolong dan ditolong Suryo. Selanjutnya warga sekitar berdatangan menolong dan membawa korban ke Puskesmas Sukolilo 2 tetapi nyawa korban tidak tertolong,” imbuh Kapolsek.

“Dari hasil pemeriksaan dari Puskesmas Sukolilo 2, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan meninggalnya korban diduga karena gagal napas atau tenggelam,” pungkasnya. (bp)

Menuju Pati Smart City, Pemkab Gencar Sosialisasi ke Masyarakat

Menuju Pati Smart City, Pemkab Gencar Sosialisasi ke Masyarakat
Menuju Pati Smart City, Pemkab Gencar Sosialisasi ke Masyarakat

BERITAPATI.COM – KOTA, Pemkab Pati akan meningkatkan kualitas layanan publik dengan mengintegrasikan infrastruktur dan teknologi, itu artinya Kabupaten Pati tengah bergerak menuju smart city.

Hal itu dinyatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati Suharyono, saat membuka acara Sosialisasi Smart City 2018 di ruang Penjawi, Setda Kabupaten Pati, Selasa (10/7).

Sekda dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Pati telah melewati beberapa tahap assesment (seleksi-red) sebagai salah satu kabupaten yang memenuhi syarat untuk mengikuti program smart city yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Tidak mudah untuk melewati seleksi itu, karena banyak unsur yang dinilai hingga dinyatakan lulus dan layak mengikuti program smart city,” ungkap Suharyono.

Menurut Suharyono, smart city adalah kota cerdas berbasis IT, sebagai contoh perijinan usaha dialihkan dari sistem konvensional menjadi online. “Contoh lain, Aplikasi SIAPak merupakan aplikasi online yang dikelola Satpol PP saat ini, siap menampung keluhan atau aduan masyarakat di wilayah Kabupaten Pati secara online dan langsung ditindak lanjuti,” ujarnya.

Suharyono menambahkan, pengembangan program smart city ini secara bertahap akan meliputi semua layanan publik. “Nanti kalau ada listrik padam, PLN langsung tahu di area mana, dan tanpa menunggu telepon dari pelanggan bisa langsung ditangani. ltulah tujuan dari smart city,” jelas Suharyono lebih mendalam.

Suharyono berharap dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan konsep smart city ini di Kabupaten Pati, menurutnya jika hanya pihak pemerintah saja yang bekerja, program ini tidak mungkin akan berjalan dengan baik.

Melalui acara sosialisasi ini, diharapkan adanya kesamaan persepsi dan pandangan dalam mewujudkan program smart city dan seluruh unsur pendukungnya, mengingat peserta undangan adalah para anggota dewan

Camat, Instansi vertikal, BUMD, unsur perwakilan Kepala Desa, para praktisi IT dan perwakilan dari beberapa Perguruan Tinggi. Melalui acara sosialisasi ini, diharapkan adanya kesamaan persepsi dan pandangan dalam mewujudkan program smart city dan seluruh unsur pendukungnya, mengingat peserta undangan adalah para anggota dewan dan pelaksana program Smart City di Kabupaten Pati.

Narasumber acara tersebut, Ibenk dari Kemenkominfo mengungkapkan, Pati merupakan salah satu kabupaten kota yang siap lebih cepat menuju kota smart city. “Di samping smart goverment yang sudah banyak menggunakan aplikasi pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah, di luar juga banyak lembaga lembaga bisnis, pendidikan dan sektor lain yang sudah berbasis IT,” jelasnya lebih rinci.

Di sosialisasi itu, Ibenk menekankan peran dewan smart city yang sudah dibentuk di pati untuk bisa menganalisa masalah, kondisi dan mengkaji solusinya. “Pentingnya mengintegrasikan smart goverment, smart society dan smart economy menjadi suatu ekosistem smart city yang bermanfaat, memberi kemudahan dan kebahagiaan kepada warga masyarakat Pati,” tandasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh kurang lebih 170 peserta, yang terdiri dari jajaran Forkompimda, seluruh kepala OPD, Camat, Instansi vertikal, BUMD, unsur perwakilan Kepala Desa, para praktisi IT dan perwakilan dari beberapa Perguruan Tinggi. (BP)

Pukul Tetangga Pakai Banggal, Seorang Pria di Tayu Diamankan Polisi

Pukul Tetangga Pakai Banggal, Seorang Pria di Tayu Diamankan Polisi
Pukul Tetangga Pakai Banggal, Seorang Pria di Tayu Diamankan Polisi

BERITAPATI.COM – TAYU, Polsek Tayu mengamankan seorang  pria yang diduga pelaku  penganiayaan. Selasa, 10 Juli 2018.

Kapolsek Tayu IPTU Sayadi mengungkapkan, “Tersangka adalah N, dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa  1 ( satu) batang kayu ketela pohon. Modus operandi , pelaku memukul Korban dengan menggunakan sebatang kayu atau batang ketela pohon menggunakan tangan kanannya dan mengenai wajah Korban,”.

Kronologis kejadian, lanjutnya, “Pada hari Selasa , 10 Juli 2018 sekira pkl 17.00 Wib sewaktu Korban berjalan akan pulang ke rumahnya kemudian didatangi  tersangka  lalu terjadi cekcok  mulut antara tersangka dengan Korban, setelah itu tersangka mengambil sebatang kayu ketela  pohon yang berada di pinggir jalan, tidak jauh dari tersangka,  lalu memukulkannya ke wajah Korban hingga Korban mengalami luka sobek/berdarah pada pipi kiri dan menjalani rawat jalan di RS Sebening Kasih Tayu,”.

Kronogis ungkap kasus, jelas Kapolsek, “Setelah menerima laporan dari Korban, kemudian dilakukan penyelidikan dan didapat informasi jika tersangka berada dirumahnya, kemudian anggota Polsek Tayu mengamankan tersangka ke Polsek Tayu,” .  (PN/ RP)

TMMD Sengkuyung di Sukolilo Pati, Sejahterakan Warga Tanpa Meninggalkan Kearifan Lokal

TMMD Sengkuyung di Sukolilo Pati, Sejahterakan Warga Tanpa Meninggalkan Kearifan Lokal
TMMD Sengkuyung di Sukolilo Pati, Sejahterakan Warga Tanpa Meninggalkan Kearifan Lokal

BERITAPATI.COM – SUKOLILO, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2018 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin di Lapangan area Persawahan Ds. Kasiyan Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Selasa (10/07/2018).

Harapan Wakil Bupati Saiful Arifin program pembangunan ini dapat mensejahterakan masyarakat desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Sehingga desa mempunyai fasilitas pelayanan dasar yang lengkap, SDM semakin berkualitas, mandiri, punya spritualitas tinggi.

Didampingi Dandim Pati, Kapolres Pati, serta jajaran OPD terkait, Wabup membacakan sambutan Gubernur Jateng yang di bacakan Wakil Bupati, “TMMD telah memberikan pelajaran buat kita semua, dengan mengedepankan gotong royong, bahu membahu untuk membangun jalan dan jembatan bersama masyarakat. Sudah banyak temato dan sudah banyak membantu aksesibikitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah,beribadah, berkegiatan sosial dan aktivitas lainnya. Kemudian memugar RTLH, jambanisasi ataupun sanitasi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,”.

Upaya-upaya untuk mengatasi kemiskinan yang ada diwilayah Jateng yang saat ini mencapai 12,23% pada tahun 2017. Untuk membangun generasi muda yang baik dan mampu menguasai teknologi yang jauh dari hoax,hate speech, bully serta dibentengi dengan nilai-nilai Pancasila.

“Ayo kita sengkuyung bareng-bareng program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa. Bangun desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Desane maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakate koplit, SDM makin berkualitas, mandiri punya spirirualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan dan kuat lestarikan budayanya,” lanjutnya.

Adapun Sasaran TMMD meliputi Sasaran Fisik Betonisasi sanitasi jalan desa Ukuran 900 x 3 x 0,12 M dan Sasaran Tambahan Jambanisasi umum 1 unit, Rehab rumah tidak layak huni 5 unit, Pembuatan gorong gorong 2 unit uk 5x 1x 1 M.

Baca juga:   Warga Desa Sumberejo Gunungwungkal Dihebohkan Dengan Orang Gantung Diri

Tidak hanya sasaran fisik saja,akan tetapi sasaran non fisik yang melibatkan beberapa instansi pemerintahan seperti,Pelayanan KB gratis oleh Dinas Sosial Kab. Pati,Pelayanan kesehatan Gratis oleh Dinkes Kab. pati, Sosialisasi tentang Pajak kendaraan bermontor olh Polres Pati, Pelayanan perpanjangan SIM olh Polres Pati,Pemutaran film KB olh Dinsos Kab. Pati, Pemutaran Film perjuangan oeh Dinsos Kab. Pati, Workshop Tehnologi tepat guna oleh Dikdagprindag Kab. Pati dan masih banyak kegiatan yang lain.

Dalam kegiatan pembukaan TMMD sengkuyung tahap II ini selaku Komandan Upacara Kapten Kavaleri Bambang Sugiatmiko yang sebentar lagi memasuki masa pensiun dalm bulan ini.

Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia, Akibat Tabrakan di Jalur Pantura Pati-Juwana

Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia, Akibat Tabrakan di Jalur Pantura Pati-Juwana
Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia, Akibat Tabrakan di Jalur Pantura Pati-Juwana

BERITAPATI.com – KOTA, Seorang pengendara motor meninggal dunia dan dua lainnya luka – luka akibat tabrakan di jalur Pantura Pati – Juwana turut Desa Purworejo Kecamatan Pati Kabupaten Pati. Senin tanggal 9 Juli 2018 sekira pukul 15.30 Wib.

Kanit Laka Polres Pati IPDA Suyadi mengungkapkan, “Laka lantas tersebut melibatkan Yamaha Mio, kontra dengan Honda Vario dan Mitsubishi Truck Fuso,”.

“Korban meninggal adalah Sri Sumarni pengendara Vario warga Ds. Sadang Rt. 01/ 02 Kec. Jekulo Kab. Kudus. Sedangkan pengendara dan penumpang Yamaha Mio mengalami luka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Soewondo Pati,” lanjutnya.

Kronologis kejadian, urainya, “sekira pukul 15.30 Wib Yamaha Mio berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang, searah didepannya berjalan Honda Vario (barat ke timur) dengan kecepatan sedang dan dari arah berlawanan berjalan Mitsubishi Truck Fuso (timur ke barat),”.

“Sesampainya di TKP, Yamaha Mio pada saat mendahului Honda Vario berjalan terlalu kekiri sehingga berserempetan kemudian  Honda Vario oleng ke kiri dan Yamaha Mio oleng ke kanan bertabrakan dengan Mitsubishi Truck Fuso, posisi terakhir Yamaha Mio dan Kbm Mitsubishi Truck Fuso di tengah badan jalan dan Spm Honda Vario dipinggir bahu jalan sebelah utara,” pungkasnya. (BP)

Dengan Aplikasi SIAPak, Warga Pati Bisa Bikin Aduan Online

Dengan Aplikasi SIAPak, Warga Pati Bisa Bikin Aduan Online
Dengan Aplikasi SIAPak, Warga Pati Bisa Bikin Aduan Online

BERITAPATI – KOTA, Bertempat di ruang pragola Setda Kabupaten Pati telah berlangsung kegiatan “Launching Dan Pelatihan Aplikasi Android SIAPak Dalam Menunjang Ketertiban Umum Dan Ketentraman Masyarakat Di Kabupaten Pati”. Senin, 09 Juli 2018.

Launching aplikasi ini dihadiri oleh Bupati Pati Ir Haryanto SH MM Ms, Dandim 0718 Pati diwakili oleh Kapt Kav Suyatno, Kapolres Pati diwakili oleh Iptu Agung SH, Kasat Pol PP Hadi Santosa AP, MM.

Kasat Pol PP Kab Pati dalam sambutannya mengatakan, Latar belakang dari launching aplikasi ini merupakan sistem kita untuk menerima laporan masyarakat secara online.

“Pembuatan sistem ini berdasarkan pada tugas dan fungsi Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang melindungi masyarakat dalam rangka penanggulangan dan penanganan pengungsi, membantu aparat pemerintah dalam memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta membantu kegiatan sosial kemasyarakatan di desa / kelurahan,” ujarnya.

Sistem aplikasi dapat di unduh di Play Store Tujuan pembuatan sistem ini adalah untuk melakukan pencegahan dini terjadinya konflik di masyarakat. – Warga dapat melaporkan secara online setiap permasalahan maupun perilaku yang berpotensi menjadi permasalahan melalui aplikasi atau website berbasis IT agar program aplikasi ini dapat disosialisasikan, karena keberadaan aplikasi ini tentunya dapat memudahkan satlinmas saat bertugas di lapangan.
Baca juga: Di Event Ini, Bukit Pandang Kayen Bakal Jadi Spesial Destinasi

Bupati Pati H.Haryanto menambahkan, “Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dalam mengadukan laporan Penanganan penegakan Perda ada pada Sat Pol PP,”.

“Jangan hanya proper sudah lulus, namun aplikasi dan tanggapan pengaduan masyarakat harus ada respon Semoga masyarakat dapat terlayani dengan baik melalui sistem aplikasi dan aduan masyarakat bisa terakomodir Ketertiban keamanan tidak hanya tertumpu pada Sat Pol PP, namun juga dibantu oleh Polri dan TNI,” imbuhnya.

“Karena perkembangan jaman maka mau tidak mau kita harus berubah mengikuti teknologi yang ada Kita juga harus waspada dengan perkembangan teknologi, karena banyak orang iseng atau penipuan yang mengaku / mengatasnamankan aparat / petugas. Jangan hanya aplikasi ini menjadi sekedar aplikasi sistem, tapi harus ada tindakan real di lapangan. Dan harus ada laporan kepada saya terkait tindakan riil dari pengaduan masyarakat,” tandas Bupati. (BP)

Pelaku Curanmor Beraksi di Dosoman Pati, Honda Scoopy Raib

Pelaku Curanmor Beraksi di Dosoman Pati, Honda Scoopy Raib
Pelaku Curanmor Beraksi di Dosoman Pati, Honda Scoopy Raib

BERITAPATI – KRIMINAL, Kasus pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi, kali ini TKP di depan halaman kamar kost turut Kampung Dosoman Kelurahan Pati Wetan Kecamatan /Kabupaten Pati.

Kapolsek Pati Kota IPTU Pudjiati mengungkapkan, peristiwa tersebut diketahui pada hari Sabtu, tanggal 07 Juli 2018, sekira pukul 07.00 WIB.

“Adapun sepeda motor yang hilang adalah Honda Scoopy. Diduga pelaku mengambil motor dengan merusak kunci stang,” ujarnya.

Kronologi kejadian, lanjutnya, “Sebelumnya sewaktu korban sedang mandi, suami korban pulang kerja dan menanyakan keberadaan sepeda motor tersebut, karena awalnya korban kira korban lupa menaruh sepeda motor tersebut maka korban belum menyadari bahwa sepeda motor milik korban tersebut telah hilang. Kemudian korban berusaha mencari dan korban tidak berhasil menemukan sepeda motor tersebut, kemudian korban sadar bahwa sepeda motor milik korban tersebut telah hilang, selanjutnya melaporkan ke Polsek Pati,”. (BP)