Rembang – Polda Jateng | Kapolres Rembang AKBP M. Solikhin Fery, S.I.K., M.Si., menghadiri undangan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sedan sekaligus membuka kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di MTs Mahiska, Desa Karangasem, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Minggu (25/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari para santri, pengurus NU, badan otonom NU, perwakilan personel Polres Rembang, yayasan pendidikan Islam, kelompok drumband, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PCNU Kabupaten Rembang KH. Muhtar Nur Salim, S.H., M.Si., Ketua MWCNU Kecamatan Sedan Drs. KH. Sya’dullah, M.Si., Ketua Syuriah MWCNU Kecamatan Sedan Gus Lamik Ul Umam Mubarok, Kapolres Rembang AKBP M. Solikhin Fery, S.I.K., M.Si., Kasat Intelkam Polres Rembang AKP Nur Hadi, S.H., Plt. Camat Sedan Catur Setyo Nugroho, S.E., M.Si., Kapolsek Sedan IPTU Suroto, perwakilan Danramil 13 Sedan Serka Rohmat, Kepala KUA Kecamatan Sedan M. Mukhlisin, S.Ag., serta para ulama, pengurus MWCNU, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Rembang KH. Muhtar Nur Salim menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat tidak hanya menjadi sarana menjaga kesehatan dan mempererat silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan para ulama, santri, dan pejuang yang telah berkorban demi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia mengajak seluruh santri untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, menjaga ajaran agama, serta memiliki kekuatan moral dalam menjaga keutuhan bangsa. Semangat tersebut, menurutnya, sejalan dengan perjuangan para ulama, termasuk Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari melalui Resolusi Jihad yang menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Sementara itu, Kapolres Rembang AKBP M. Solikhin Fery menyampaikan rasa bangga dan senangnya dapat hadir bersama para ulama, santri, dan masyarakat dalam peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026.
Kapolres menegaskan bahwa Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang semangat perjuangan para masyayikh, ulama, dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, semangat perjuangan tersebut harus terus dilanjutkan oleh generasi saat ini melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya cita-cita bangsa yang sejahtera, adil, dan makmur.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Rembang secara resmi membuka kegiatan jalan sehat yang kemudian diberangkatkan dari halaman MTs Mahiska. Para peserta berjalan bersama melalui rute yang telah ditentukan, yakni MTs Mahiska sebagai titik start, Jalan Raya, Pasar Sedan, perempatan BKK Sedan, Dukuh Kedungdowo Desa Sidorejo, perempatan Alfamart, kemudian kembali melalui Jalan Raya menuju MTs Mahiska sebagai garis finis.
Kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan keikutsertaan kelompok drumband dari Hidayatus Shibyan, Islamiyah Syafi’iyah, dan Al-Manar Desa Menoro, serta partisipasi Yayasan Hidayatus Shibyan, Yayasan Islamiyah Syafi’iyah, Yayasan Al-Manar, santri Al Ma’arif se-Kecamatan Sedan, Muslimat NU, Fatayat NU, IPPNU, GP Ansor, IPNU, Pagar Nusa, dan masyarakat umum.
Selain jalan sehat, panitia juga menggelar pengundian doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan tetap mengedepankan ketertiban dan kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta meningkatkan sinergi antara ulama, santri, masyarakat, dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Santri Nasional Tahun 2026 MWCNU Kecamatan Sedan tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 10.45 WIB.






































