Bupati Pati: Kedepan, Perangkat Desa Hanya Berjumlah 9

Bupati Pati: Kedepan, Perangkat Desa Hanya Berjumlah 9

BERITAPATI.COM – PATI,

Bupati Pati Haryanto, menghadiri sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 45 tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perangkat Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perangkat Desa.

Sosialisasi yang diikuti camat dan OPD terkait tersebut dilaksanakan di Ruang Pragolo Setda Pati. Senin, 13 Juli 2020.

Kegiatan ini, menurut Haryanto dilaksanakan agar pengisian perangkat desa nantinya dapat dilaksanakan secara tertib, sesuai aturan, serta dapat berjalan dengan efektif, transparan, sesuai dengan aturan.

Perbup nomor 45 tahun 2020 ini, lanjut Bupati, juga dimaksudkan untuk memberikan pemahaman terhadap peraturan, mekanisme tata cara pengisian perangkat desa baik melalui penjaringan, penyaringan ataupun mutasi.

Ia pun mengatakan bahwa dengan Perbup nomor 45 tahun 2020 tersebut, diharapkan dapat ikut meminimalisir persoalan-persoalan terkait pengisian perangkat desa.

“Kalau ujiannya, untuk tata cara maupun mekanismenya sama dengan sebelum – sebelumnya. Hanya saja, celah – celah yang dapat menimbulkan persoalan sudah disempurnakan,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Haryanto, sekarang panitia penyelenggara tidak boleh menarik iuran dari para calon serta dalam pengisian perangkat, nantinya akan ada bantuan dari pemerintah untuk ujian tulisnya.

“Sehingga, nanti para camat dapat menyampaikannya ke pihak desa. Sebab, juga ada perubahan yang mendasar. Yaitu untuk dapat membuat SOTK-nya dulu. Pembuatan SOTK ini nanti kita batasi hingga pertengahan bulan Agustus 2020,” imbau Bupati.

Pembuatan SOTK tersebut disesuaikan dengan klasifikasi desanya. Dimana ada yang masuk kategori desa swasembada dan desa swakarya.

“Kalau desa swasembada, wajib mengisi 3 kaur. Sedangkan desa swakarya, itu bisa diisi bisa tidak. Sesuai dengan kemampuan keuangan desa,” urainya.

Jadi ke depan, imbuh Haryanto, perangkat desa yang selama ini jumlahnya ada yang 15, 19, 22, 28 dan seterusnya, lambat laun hanya akan berjumlah 9 saja.

“Sebab pembantu kaur tidak diisi,” tutupnya.

(HMS/ BP)

Beritapati.com

Share
Published by
Beritapati.com
Tags: pati

Recent Posts

Dandim Pati resmikan penggunaan Wifi jaringan internet di dukuh Morotoko desa Wateshaji

Pucakwangi BERITAPATI.COM-Bakti sosial kembali digelar oleh Kodim 0718/Pati kali ini berlokasi di dukuh Morotoko desa…

3 jam ago

Senyum mengembang dari anak-anak dukuh Morotoko desa Wateshaji setelah ada wifi gratis dari Kodim Pati

Pucakwangi BERITAPATI.COM -Ahirnya jerih payah yang telah dilakukan oleh Babinsa Wateshaji Sertu Edy Sulistyo terobati…

1 hari ago

Hari Jadi Pati Ditengah Pandemi, Momentum Saling Menguatkan

BERITAPATI.COM - KOTA, Peringatan hari Jadi Kabupaten Pati yang ke-697 tahun 2020 ini terbilang cukup…

2 hari ago

Ini Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke 697

Ini Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke 697 BERITAPATI.COM - KOTA, Peringatan Hari…

3 hari ago

Sembilan Santri di Pati Terpapar Korona

Sembilan Santri di Pati Terpapar Korona PATI, BERITAPATI.COM Bupati Pati Haryanto yang juga merupakan Ketua…

4 hari ago

Babinsa Koramil Batangan peduli kepada anak-anak

Batangan BERITAPATI.COM-Dalam kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini semua sektor merasakan dampak yang ditimbulkan, termasuk…

5 hari ago