[image: 45 Template Patinews.jpg]
Tersangka Walid Pati Akui C 4 B U L I Korban Lain, Namun…..
PATINEWS
Tabir gelap di balik dinding Pondok Pesantren Ndolo Kusumo kian tersingkap setelah tersangka AS (51) memberikan pengakuan mengejutkan kepada penyidik. Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan terbaru, jumlah korban aksi bejat oknum pengasuh tersebut diduga kuat lebih dari satu orang.
Meski demikian, penegakan hukum kini terbentur pada tembok trauma dan dilema sosial yang dialami oleh para penyintas lainnya.
Pengakuan Adanya Korban Tambahan Pihak kepolisian mencatat bahwa tersangka AS kini mulai terbuka mengenai jumlah santriwati yang pernah menjadi sasarannya. Selain korban utama yang berani melapor, tersangka mengakui adanya keterlibatan saksi lain yang juga pernah mengalami tindakan serupa.
“Pelaku mengakui, selain dengan korban (pelapor), memang ada saksi yang satu lagi. Saksi ini juga merupakan salah satu korban dari perbuatan tersangka,” ujar AKP Iswantoro di Mapolresta Pati, Jumat (8/5/2026).
Dilema Korban yang Sudah Berkeluarga Hambatan besar muncul saat penyidik mencoba menggali keterangan dari saksi kunci tersebut. Kepolisian mengungkapkan bahwa saksi yang juga berstatus korban ini menolak keras untuk memberikan keterangan resmi, apalagi hadir di persidangan.
Alasan utamanya bukan lagi sekadar trauma, melainkan kondisi sosial saksi yang saat ini sudah membina rumah tangga sendiri.
“Saksi ini tidak mau memberikan keterangan karena sudah berkeluarga. Mereka keberatan menjadi saksi dalam persidangan karena pertimbangan masa depan dan menjaga hubungan rumah tangga mereka saat ini,” tambah AKP Iswantoro.
Polisi Hormati Privasi, Namun Proses Hukum Tetap Jalan Meski menghadapi kendala dalam menghadirkan saksi tambahan, Polresta Pati menegaskan bahwa pengakuan tersangka AS sudah cukup kuat untuk memperberat posisinya dalam berkas perkara. Kepolisian memahami pilihan para penyintas yang ingin mengubur masa lalu kelam demi melindungi kehidupan baru mereka.
#fyp #virals #jangkauan #pati #jateng
Tersangka Walid Pati Akui C 4 B U L I Korban Lain, Namun…..
PATINEWS
Tabir gelap di balik dinding Pondok Pesantren Ndolo Kusumo kian tersingkap setelah tersangka AS (51) memberikan pengakuan mengejutkan kepada penyidik. Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan terbaru, jumlah korban aksi bejat oknum pengasuh tersebut diduga kuat lebih dari satu orang.
Meski demikian, penegakan hukum kini terbentur pada tembok trauma dan dilema sosial yang dialami oleh para penyintas lainnya.
Pengakuan Adanya Korban Tambahan Pihak kepolisian mencatat bahwa tersangka AS kini mulai terbuka mengenai jumlah santriwati yang pernah menjadi sasarannya. Selain korban utama yang berani melapor, tersangka mengakui adanya keterlibatan saksi lain yang juga pernah mengalami tindakan serupa.
“Pelaku mengakui, selain dengan korban (pelapor), memang ada saksi yang satu lagi. Saksi ini juga merupakan salah satu korban dari perbuatan tersangka,” ujar AKP Iswantoro di Mapolresta Pati, Jumat (8/5/2026).
Dilema Korban yang Sudah Berkeluarga Hambatan besar muncul saat penyidik mencoba menggali keterangan dari saksi kunci tersebut. Kepolisian mengungkapkan bahwa saksi yang juga berstatus korban ini menolak keras untuk memberikan keterangan resmi, apalagi hadir di persidangan.
Alasan utamanya bukan lagi sekadar trauma, melainkan kondisi sosial saksi yang saat ini sudah membina rumah tangga sendiri.
“Saksi ini tidak mau memberikan keterangan karena sudah berkeluarga. Mereka keberatan menjadi saksi dalam persidangan karena pertimbangan masa depan dan menjaga hubungan rumah tangga mereka saat ini,” tambah AKP Iswantoro.
Polisi Hormati Privasi, Namun Proses Hukum Tetap Jalan Meski menghadapi kendala dalam menghadirkan saksi tambahan, Polresta Pati menegaskan bahwa pengakuan tersangka AS sudah cukup kuat untuk memperberat posisinya dalam berkas perkara. Kepolisian memahami pilihan para penyintas yang ingin mengubur masa lalu kelam demi melindungi kehidupan baru mereka.
#fyp #virals #jangkauan #pati #jateng
































