Rembang – Polda Jateng | Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, Polres Rembang bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan Polri Peduli Pendidikan dengan menjadi pembina upacara di 27 sekolah tingkat SMA/SMK sederajat di wilayah Kabupaten Rembang, Senin (19/10/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Kapolres Rembang AKBP M. Solikhin Fery, S.I.K., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Rembang. Sementara itu, Wakapolres Rembang Kompol Agunging Tyas Widya Aryani, S.Si., S.I.K., para pejabat utama Polres Rembang, serta para Kapolsek jajaran melaksanakan kegiatan serupa di sejumlah sekolah lainnya.
Kegiatan ini merupakan implementasi program Polisi Bersama Masyarakat dalam Program Quick Wins (QW) Kapolri, sekaligus sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di lingkungan pendidikan untuk memberikan edukasi, membangun karakter, serta menanamkan kesadaran hukum kepada generasi muda.
Kegiatan upacara bendera yang dirangkaikan dengan penyampaian amanat khusus mengenai pencegahan bahaya narkoba bagi kalangan pelajar. Bertindak sebagai pembina upacara, Kapolres Rembang hadir secara langsung untuk menyampaikan pesan-pesan penting kepada jajaran guru, staf, serta seluruh siswa-siswi.
Dalam amanatnya, Kapolres Rembang menekankan bahwa kehadiran pihak kepolisian bukan sekadar mengikuti rutinitas upacara, melainkan untuk membawa misi penting guna melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Beliau mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental, menurunkan prestasi belajar, menghancurkan masa depan, serta merusak hubungan dengan keluarga dan lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, disampaikan pula beberapa poin penting bagi para pelajar untuk menghindari narkoba, di antaranya:
Selektif dalam Bergaul: Memilih pertemanan yang sehat dan saling mendukung untuk berprestasi.
Mengisi Waktu dengan Kegiatan Positif: Aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, organisasi sekolah, olahraga, seni, maupun kegiatan keagamaan.
Berani Menolak dan Meminta Pertolongan: Tidak takut mengatakan “tidak” pada ajakan yang salah serta berani melapor kepada orang tua, guru, atau pihak berwenang jika menghadapi tekanan atau mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba.
Kepolisian bersama pihak sekolah berharap lingkungan pendidikan di Kabupaten Rembang senantiasa aman, sehat, dan bebas dari narkoba, sehingga para siswa dapat terus fokus menggapai cita-cita demi masa depan bangsa.
Selain itu, Polres Rembang menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, bebas narkoba, dan mendukung para siswa untuk mengembangkan potensi diri, meraih prestasi, serta membentuk karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan Polri Peduli Pendidikan ini, Polres Rembang berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri, pihak sekolah, dan para pelajar. Kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara diharapkan tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menjadi pelopor dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan menjauhi segala bentuk kenakalan remaja.
Polres Rembang berkomitmen untuk terus mendukung dunia pendidikan serta mewujudkan generasi muda yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan bebas narkoba demi masa depan bangsa yang lebih baik.






































