
Kegiatan Belajar Mengajar Terbatas Dimasa Pandemi
BERITAPATI.COM (PATI)
Pandemi Covid-19 belum juga selesai, pandemi yang sudah berlangsung sekian bulan ini bahkan melumpuhkan sektor pendidikan. Hal ini terbukti dengan diliburkannya sekolahan baik dari tingkat TK sampai Perguruan Tinggi. Namun pembelajaran tidak begitu saja berhenti, dengan adanya teknologi pembelajaran masih bisa berjalan meskipun dari rumah dengan keterbatasannya. Senin (27/9).
Dengan agak meredanya pandemi selama ini pendidikan secara perlahan mulai dilaksanakan dengan tatap muka, diawali dengan bergilirnya siswa yang hadir disekolah maupun dengan bimbel yang tentu saja dilakukan dengan prokes yang ketat. Seperti yang dilakukan bimbel yang ada di RT 2 RW 1 Desa Payang. Bimbel yang dimotori oleh ibu Anita ini memberlakukan dua shift pembelajaran yaitu pukul 08.00 – 10.00 dan pukul 15.00-17.00 Wib. Kegiatan inipun dibatasi hanya 10 peserta setiap pertemuan.
Menurut Anita hal ini dilakukan untuk membatasi kerumunan peserta didik maupun pengantar dikarenakan pandemi ini.
” Kita memang membatasi jumlah maupun waktu pertemuan, selain kondisi yang belum memungkinkan juga jangan sampai dengan adanya kegiatan ini akan memberikan efek buruk kepada anak didik maupun lingkungan,” Ungkap Anita.
Sementara itu Babinsa Desa Payang Serma Ristanto yang pada hari ini mendampingi kegiatan belajar mengajar mengatakan bahwa kegiatan ini tetap harus mematuhi protokol kesehatan, apalagi bagi anak anak sangat rentan.
” Untuk itulah hari ini saya ikut mendampingi dan melihat langsung kegiatan belajar ini jangan sampai melanggar protokol kesehatan yang sudah dilaksanakan selama ini,” ungkap Ristanto.
Dalam kesempatan tersebut Babinsa juga memberikan edukasi kepada anak anak tentang 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Hal ini dilakukan dengan pendekatan dan contoh sehingga diharapkan dapat diterima dan dimengerti anak anak peserta bimbel.
(m@s)



































