
Harga Tak Menentu, DPRD Pati Perjuangkan Aspirasi Petambak Garam
BeritaPati.Com – Juwana, Dalam pelaksanaan Musrenbangcam di Kecamatan Juwana, 6 Anggota DPRD Kabupaten Pati yang terpilih dari dapil III turut hadir untuk menyuarakan usulan dari masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Pati yang hadir tersebut, empat diantaranya merupakan bagian dari anggota Komisi B Sutarto Oenthersa, H. M. Nur Sukarno, Yeti Kristianti, dan H. Suriyanto serta H. Jamari dari Komisi A dan H. Haryono dari Komisi C DPRD Kabupaten Pati. Acara juga dihadiri oleh Bappeda, Kepala Desa dan delegasi Desa se Kecamatan Juwana Kabupaten Pati Jateng. Jumat (7 Februari 2020) pagi.
Untuk program di Kecamatan Juwana di Tahun 2020 sendiri di bagi menjadi tiga bidang sesuai dengan Pagu Indikasi Kecamatan (PIK). Dalam bidang infrastruktur dan kewilayahan ada 14 point yang sudah di usulkan sedangkan bidang perekonomian dan sumber daya alam ada 2 point, dan dalam bidang pemerintahan dan pembangunan manusia ada 9 point.
Sementara untuk program yang tidak tercover dalam PIK diantaranya pembangunan jalan makaban di Langenharjo, rabat beton untuk evakuasi bencana di Doropayung, pembuatan talud sungai Silugonggo dari tiga Desa yang mengusulkan Jepuro, Kedungpancing, dan Bendar agar tidak meluber ketika banjir datang, peningkatan jalan alun-alun Juwana, peningkatan dan pelabaran jalan maling mati-ujung, normalisasi dan pembuatan talud kali Simo dan ditambah pengadaan Mobil Pemadam kebakaran.
Menyikapi hal tersebut Sutarto Oenthersa menyampaikan, siap memperjuangkan dalam pengadaan mobil Pemadam kebakaran dalam pembahasan rapat Banggar DPRD Kabupaten Pati. Dan untuk talud sungai serta pelebaran jalan maling mati-ujung si tambah pembangunan jalan sampai ke kolam tambatan kapal akan direalisasikan tahun ini.
Dirinya juga siap mengawal usulan kepemilikan tanah dari Puskesmas Juwana yang masih menyewa kepada Desa Growong Lor dengan melakukan pembahasan bersama BPKAD untuk mencarikan solusi jalan keluarnya.
H. M. Nur sukarno juga menyampaikan akan selalu menyuarakan terkait permasalahan para petambak garam dan petambak ikan. H. Haryono dan Yeti Kristianti sependapat terkait petambak garam yang harganya dibawah standar untuk itu dirinya akan memperjuangkan usulan-usulan yang di sampaikan oleh masyarakat.
Menyikapi usulan fasilitasi olahraga dayung di Desa Kedungpancing, H. Jamari dan Sutarto Oenthersa yang merupakan mantan atlet lomba dayung akan bersama membantu untuk memajukan olahraga dayung di Kecamatan Juwana ini.
H. Suriyanto juga menyikapi terkait pemeliharaan makam Bupati Juwana yang merupakan cagar budaya agar Kepala Desa Kebonsawahan membuat proposal kepada Dewan untuk di masukkan dalam pokok-pokok pikiran Dewan karena hal ini tidak termasuk dalam PIK.
Harapan dari masyarakat dengan adanya Musrenbang yang dilaksanakan di Kecamatan Juwana ini agar usulan-usulan dari masyarakat dapat terlealisasikan sehingga Kecamatan Juwana lebih maju dan lebih bagus dari segi penataannya.



































