Banjir Melanda, 2.863 Warga Mengungsi

BERITAPATI.COM (HALUT)

Banjir yang melanda Halmahera Utara, Maluku Utara mengakibatkan  warga di 4 (empat) kecamatan mengungsi. Banjir yang terjadi pada hari Sabtu (16/1) kemarin membuat 2.863 warga harus mengungsi kedaearah yang lebih aman. Senin (18/1).

Dilansir dari indotimur.com, berdasarkan data dari Kedaruratan dan Logistik BPBD Halut yang diterima menyebut, banjir terjadi di empat kecamatan dan 11 desa, yakni Kecamatan Galela Selatan di antaranya Desa Igobula, Togawa dan Soakonora

Kecamatan Galela Barat, yakni desa Roko, Dokulamo dan desa Ngidiho (lokasi perusahaan Pisang (Pabrik Tapioka), kecamatan Kao Barat, desa Pitago, Bailengit, Soamaetek, Parseba dan desa Tuguis serta Dusun Mekar sari. Selain itu kecamatan Loloda Utara di desa Ngajam.

Sementara untuk data warga yang mengungsi, sebanyak 809 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 2.863 Jiwa. Sedangkan untuk kerugian materil 1 (satu) unit jembatan putus, 3 (tiga) rumah warga terbawah banjir dan 2 (dua) rumah rusak berat.

Saat ini, upaya yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Halut dengan membagikan makanan siap saji, serta BPBD, Basarnas dan TNI serta dibbantu relawan mengevakuasi warga di gedung SMP Soamaetek, Sekolah SD Kai dan tenda pengungsi di perbatasan antara Desa Pitago dan Desa Kai.

Pengungsi lainnya di Desa Togawa di gedung Gereja, Paud dan gedung MTQ. Desa Roko di gedung gereja Duma dan Samuda. BPBD juga telah mengevakuasi harta benda penduduk. (ot/m@s)

Banjir Melanda, 2.863 Warga Mengungsi | mas | 4.5