Tingkatkan Kesadaran Vaksinasi, KKN Super IPMAFA Adakan Webinar Tentang Vaksin
BERITAPATI.COM, MARGOYOSO,
Webinar kesehatan yang diselenggarakan oleh KKN MDR SUPER IPMAFA mendapatkan kesempatan berharga memperluas pengetahuan bersama dinas kesehatan kabupaten pati yang diwakilkan oleh dr. Joko Leksono Widodo, MM. selaku Ketua Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pati.
Acara Webinar kesehatan bersama dr. Joko Leksono Widodo, MM ini diselenggarakan pada hari Selasa, 31 Agustus 2021 melalui google meet dengan tema “Pentingnya vaksinasi dalam memutus rantai penyebaran covid-19” acara ini memantik banyak pertanyaan dari peserta baik yang sesuai dengan tema pembahasan.
dr. Joko Leksono Widodo, MM menyampaikan materi seputar vaksin. Beberapa yang disampaikan mulai pengenalan covid-19 (manifestasi klinis, cara penularan, pencegahan, dan pengendalian), strategi pengendalian covid, serta regulasi pelaksanaan vaksinasi covid-19. Beliau memaparkan upaya pemerintah melalui 3T (Test, Treat, dan Track) yang harus dikolaborasikan dengan masyarakat yang melakukan 3M (Menjaga jarak, Mencuci tangan, dan Memakai masker) untuk mengantisipasi adanya gelombang ke 3 penyebaran covid agar dapat dikendalikan.
Beliau juga memaparkan akan pentingnya vaksin yang diimbangi dengan protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya akselerasi dalam rangka penanggulangan pandemi.
Webinar kesehatan ini berjalan dengan semangat dalam rangka untuk menuntut ilmu dan memantik banyak pertanyaan seputar vaksin serta beberapa berita miring yang banyak dipertanyakan oleh masyarakat.
Di antaranya adalah pertanyaan yang terkait dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan warga negaranya menggunakan kartu vaksin untuk berkegiatan di suatu tempat atau sebagai syarat wajib mengikuti sesuatu.
Menanggapi pertanyaan tersebut dr. Joko menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menyadarkan warga negara akan pentingnya vaksin, karena sangat tidak mungkin menunggu masyarakat merasa sadar dengan sendirinya akan pentingnya vaksinasi untuk melindungi diri dan keluarga sehingga mau untuk melaksanakan vaksin jika itu tanpa tuntutan dari pemerintah.
Beliau juga berpesan bahwa suatu kebijakan tidak ada yang sempurna, karena itu kita sebagai warga negara harus mengerti. Jika terdapat suatu kebijakan, kita harus ambil sisi positif dari kebijakan tersebut, bukan sisi negatifnya. dr. Joko menegaskan penggunaan kartu vaksinasi yang menjadi syarat wajib dalam beberapa hal dapat dipastikan aman dalam artian tidak akan terjadi kebocoran data, namun akan menjadi tidak aman jika diri kita sendiri tidak bijak dalam bersosial media, terlalu gegabah mengupload kartu vaksinasi sehingga barkot yang ada di kartu akan diketahui oleh orang lain.
Beberapa hal yang perlu diketahui oleh masyarakat adalah perbedaan jenis vaksinasi seperti sinovac, astrazeneca, moderna, dan lain sebagainya bukanlah sesuatu yang harus dipermasalahkan. Ketiganya aman dan sudah teruji menurut WHO, tujuan dari ketiganya pun mempunyai kesamaan, yaitu untuk memperkenalkan benda asing di dalam tubuh kita. Tubuh kita yang awalnya tidak mengetahui tentang virus corona, dengan vaksin ini akan membentuk tentara untuk melawan saat terkena virus tersebut. Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cairan lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi.
(Selasa, 31 Agustus 2021)



































