Fakta Kasus PTSL Alasdowo, Warga Dirugikan 500 Juta Rupiah Lebih

Fakta Kasus PTSL Alasdowo, Warga Dirugikan 500 Juta Rupiah Lebih

BeritaPati.Com – Kota, Dalam surat Dakwaan, tiga orang terdakwa yakni Msn (47), Sb (58), dan MG (31) dalam kasus PTSL desa alasdowo kecamatan dukuhseti kab pati sudah disidangkan untuk yang kedua kalinya dengan agenda pemeriksaan saksi saksi.

Setelah berkas kasus PTSL tersebut sudah dilimpahkan ke Pengadilan negeri pati, Kemudian dilanjutkan sidang pembacaan dakwaan.

Pada saat pembacaan dakwaan, terdakwa menyatakan tidak keberatan dengan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dan meminta untuk melanjutkan ke proses pembuktian.

Pada rabu 12/02/20 kemarin dihadirkan saksi sebanyak Tujuh orang  diantaranya ,AF,AR,MA,SM,S,MNF,JR dari perangkat desa beserta pemohon nya untuk dimintai keterangan di depan majelis Hakim.

Sidang majelis dipimpin Hakim Ketua Diah retno yuliarti SH.MH. Hakim Anggota Herry setyo budi SH.MH dan Hakim Anggota Agung iriawan SH.MH.

Sebelumnya Pengadilan Negeri Pati sudah menahan Tiga orang yang menjabat pelaksana program PTSL tahun 2019 .Masyarakat dirugikan sejumlah 507.500.000 perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 372 Kuhap JO pasal 55 ayat 1 Kuhap.

Tampak dalam persidangan beda dengan persidangan yang pertama 05/02/20. Sidang yang kedua ini banyak masyarakat yang ikut menyaksikan jalanya persidangan. Kapasitas ruang sidang yang sebenarnya sudah paling besar masih saja tidak bisa menampung masyarakat yang menyaksikan sidang. Masyarakat yang terlihat adalah ibu-ibu, begitu tempat penuh langsung duduk di lantai.Namun sama hakim ditegur dan dipersilahkan duduk di kursi belakang.

“Sebenarnya sidang seperti biasa nya, Sesuai daya tampung ruang sidang saja,jika berlebihan juga tidak nyaman dan menggangu jalanya sidang “jelas agung humas PN Pati.

Antusias masyarakat yang memadati ruang sidang karena kepingin tahunya sangat luar biasa. Seperti yang diungkapkan warga alasdowo sebut saja mr x yang berpakaian necis menyampaikan ” Kulo tumut sidang terus niki,kulo pingin ngertos sakjane niki pripun. Kulo rakyat cilik pingin sanget ngertos sidang sing sak adil adil e.Ten dusun niku kabar benten – benten, menawi mirsani kiambak kulo saget ngertos(saya ikut sidang ini pingin tau yang sebenarnya,saya rakyat kecil biar tau jalanya sidang yang seadil adilnya.Di desa kabar tentang masalah ini beda beda pendapat,kalo saya melihat sendiri kan jadi jelas)

“Agenda sidang selanjutnya adalah seminggu dua kali, hari senin dan rabu, karena perkara ini masa penahanan terbatas sehingga butuh penyelesaian yang cepat dan tepat waktu.” Tambah agung

Untuk sidang selanjutnya dimohon masyarakat tidak duduk lesehan,karena perkara ini menarik perhatian tentu ada koordinasi kami dengan kejaksaan dan kepolisian untuk pengamanan, Pada prinsipnya adalah melayani masyarakat pencari keadilan,Mereka nyaman bersidang kami juga tidak terganggu dalam bersidang.

(bp/hr)

Fakta Kasus PTSL Alasdowo, Warga Dirugikan 500 Juta Rupiah Lebih | Beritapati.com | 4.5