CBR vs Sepeda Angin di Juwana, Dua Korban Luka

Beritapati.com – Juwana, Kecelakaan Lalu lintas antara sepeda motor Honda CBR No.pol:K-6526-PG kontra dengan Sepeda angin terjadi pada Selasa, 30 januari 2018 sekira pukul 23.00 Wib di jalan Juwana- Wedarijaksa turut Ds Dukutalit Kecamatan Juwana Kab Pati.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Wakapolsek Juwana Iptu Sudari mengatakan, “Kronologis kejadian, Sepeda angin berjalan dari arah barat ke timur, dibelakangnya berjalan beriringan SPM Honda CBR No Pol K-6526-PG . Sesampainya di TKP karena kurang hati-hati nya , pengendara Spm honda CBR No Pol K-6526-PG menabrak bagian belakang sepeda angin. Sehingga terjadilah laka lantas tersebut.

Akibat kecelakaan tersebut, Pengendara Motor CBR mengalami luka di bagian dahi dan dirawat di Puskesmas Juwana Pati. Sedangkan pengendara sepeda ontel warga Ds. Bakaran wetan Rt 02 Rw 02 Kec. Juwana mengalami Cedera kepala ringan luka robek belakang kepala dirawat di RS Budi Agung Juwana. (pn. dok humas Polres Pati)

Paksa Berhubungan Intim Dengan ABG, Pemuda Ini Digelandang Polisi

BeritaPati.Com – Kriminal, Telah terjadi tindak pidana di Kecamatan Kayen, Perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur dan dengan bawa lari anak dibawah umur tanpa ijin.

“Kejadian terjadi pada Minggu tanggal 17 Desember 2017, jam 03.45 wib. Di dalam mobil, ditempat cucian mobil depan SMA N 1 Kayen Kecamatan Kayen Kabupaten Pati”, ungkap Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo.

Lanjutnya, Modus pelaku (MZ) 17 tahun warga Kecamatan Kayen, dengan mengajak kencan malam mingguan dengan cara menelpon korban YW (14 tahun) warga Kayen namun tidak di jemput dirumah melainkan ketemuan di luar rumah.

“Pada hari sabtu tanggal, 16 Desember 2017, sekitar pukul 19.30 wib. Pelaku mengajak keluar malam mingguan kepada korban dengan cara menelpon korban dan di ajak ketemuan diluar. Setelah ketemu diluar terlapor mengajak jalan – jalan, malam mingguan ke alun alun kayen bersama dua temannya, sampai pukul 03.30 wib”, beber Kapolsek Kayen.

Selanjutnya korban di ajak di tempat yang sepi yaitu di cucian mobil depan SMA N 1 Kayen untuk melakukan hubungan selayaknya suami istri di dalam mobil sehingga korban melayani ajakan oleh terlapor karena merasa takut karena di ancam oleh terlapor.

“Setelah terlapor melakukan hubungan selayaknya suami istri korban di tinggal di dalam mobil dimana terlapor melakukan hubungan selayaknya suami istri Dengan kejadian tersebut korban di tinggal pergi sampai ke esukan harinya”, ujarnya

Sehubungan kejadian tersebut korban pergi dari rumah tidak berpamitan kepada orang tua bahkan terlaporpun tidak seijin orang tua korban maka orang tua korban merasa bingung karena anaknya tidak ada pulang kerumah maka orang tua korban berusaha mencari dengan di bantu oleh keluarga korban, dan ternyata korban di ketemukan di cucian mobil depan SMA N 1 Kayen dalam mobil.

“Setelah itu korban di ajak pulang oleh orang tua korban dan keluarga korban, setelah sampai rumah korban bercerita bahwa korban di ajak oleh terlapor untuk melakukan hubungan selayaknya suami istri”, lanjutnya.

Setelah orang tua dari korban mengetahui kejadian tersebut. orang tua dari korban maupun keluarganya tidak menerimakan sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kayen guna di proses sesuai hukum yang berlaku.

“Pelaku bakal dikenai pasal 80 (2) jo 76 huruf E UU RI No. 35 th. 2014 tentang perlindungan anak subs 332 KUHP”, ungkap Kapolsek Kayen lagi. (dok humas Polres Pati)

Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Margorejo, Renggut Satu Nyawa

BeritaPati.Com – Margorejo, Kecelakaan Lalu lintas terjadi Jalur Pantura Pati-Kudus tepatnya Samping barat SPBU Margorejo turut Ds. Margorejo Kec. Margorejo Kab. Pati. Sabtu tanggal 27 Januari 2018 sekira pukul 21.15 WIB.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcell mengatakan, “Kecelakaan melibatkan mobil Nissan Evalia Warna abu abu metalik No. Pol. B-249-ANI kontra dengan Motor Honda Vario NoPol.K-5541-IB, akibatnya pengendara motor meninggal seketika yakni Suparno warga Desa Gondosari Rt.03/Rw.04 Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus”.

Kronologi kejadian, urainya, “Sekira pukul 21.15 Mobil yang dikendarai oleh Denny Nurdiansyah warga Jakarta berjalan beriringan dengan motor tersebut dari arah barat. Sesampainya di TKP Motor berbelok kanan dengan kecepatan tinggi. Kemudian terjadilah tabrakan tersebut”. (BP/Res Pati)

Naas, Ditinggal Nyemprot Padi, Vario Dibawa Lari

BeritaPati.Com – Winong, Ditinggal nyemprot padi, sepeda motor Honda Vario milik Kukuh Wahyu Warga Desa Wirun Kecamatan Winong raib digasak maling. Sabtu, 27 Januari 2018, pukul 06.30 Wib.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Winong AKP Purwito menuturkan, “TKP di area persawahan perempatan Ds. Wirun 100 meter ke Timur turut Desa Wirun Kecamatan Winong Kabupaten Pati”

Kronologis kejadian, lanjutnya, “sekira pukul 06.00 Wib, Wahyu pergi ke sawah dengan menggunakan sepeda motor Vario hendak menyemprot padi, sepeda motor di parkir dikunci setang di selatan jalan menghadap ke barat turut Ds. Wirun, setelah memarkir sepeda motor dia bekerja di sawah (Menyemprot padi) yang berjarak 200 meter antara parkir sepeda motor dengan sawah. Sekira Pukul 06.30 Wib pemilik pulang sesampainya di TKP, sepeda motor sudah tidak ada ditempatnya (hilang), kemudian dia berusaha mencari tapi tidak menemukan sepeda motornya”

Adapun ciri sepeda motor tersebut adalah :
Spm Honda Vario, warna merah, tahun 2012 No.Pol: K 3598 HG, Type: NF 12A1CF A/T.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material sekira Rp 12.000 000,00 ( Dua belas juta rupiah ) selanjutnya dilaporkan ke Kantor Polsek Winong guna penyidikan lebih lanjut”, pungkas Kapolsek Winong. (pn/dok Humas Polres Pati)

Unit Reskrim Polsek Juwana Amankan Tahanan yang Kabur dari Lapas Jepara

Beritapati.com – Juwana, Unit Reskrim polsek juwana dipimpin oleh kanit Reskrim IPTU Suwarno , S.H mengamankan seorang tahanan Lapas yang kabur/melarikan diri dari Lapas Jepara, (Kamis, 25/01/2018)

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro mengatakan, “identitas tahanan D 33 tahun warga Kecamatan Wedung Kabupaten Demak”.

Lanjutnya, “Pada saat diamankan Tahanan tersebut mengendarai 1 (satu) unit mobil Honda Jazz, saat di Interogasi diakui juga mobil tersebut berasal dari tindak pidana penggelapan yang dilakukan diwilayah Kabupaten Batang”

Setelah melarikan diri dari Lapas Jepara, pelaku mengakui melakukan kejahatan lagi, yakni penggelapan 1 ( satu) unit spm honda vario di wilayah jepara, penggelapan semen di Batang, penggelapan 1 (satu) unit Daihatsu Taruna di Batang, penggelapan 1 (satu) unit avanza Veloz di Tuban, dan penggelapan 1 (satu) unit KBM Honda Jazz nopol. G-8878-KC di Subah Kabupaten Batang.

“Saat masih kita lakukan introgasi dikantor Polsek juwana dan menunggu rekan dari Resmob batang serta dari Lapas jepara yg sedang dalam perjalanan ke Polsek juwana dan pada hari jumat sekira pukul 05,00 wib kita serahkan ke tim resmob polres batang”, pungkas Kapolsek Juwana. (pn/jn)

Polisi Ungkap Kasus Perjudian di Kecamatan Trangkil

Beritapati.com – Trangkil, Unit Reskrim Polsek Wedarijaksa berhasil mengungkap kasus perjudian di wilayah Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati, Rabu, 24 Januari 2018.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Eko Pujiono mengatakan, “Tersangka A warga Kecamatan Trangkil, dengan barang bukti Uang tunai Rp.197, 000, 3 (tiga) lembar sobekan kertas bekas bungkus obat nyamuk yang masih kosong, 2 (dua) lembar sobekan kertas bekas bungkus obat nyamuk berisi tulisan angka tebakan Togel, 1 (satu) lembar kertas grenjeng Aluminium foil bekas bungkus rokok berisi tulisan angka tebakan Togel, dan 1 (satu) buah bolpoint warna hitam”.

Kronologi kejadian, lanjutnya, “Sebelumnya Unit Reskrim Polsek Wedarijaksa mendapat informasi dari masyarakat adanya Perjudian Togel di TKP tersebut, selanjutnya dilakukan penyelidikan dan Pada hari Rabu tanggal 24 Januari 2018 seķira pukul : 19.30 Wib di warung kopi tersangka telah tertangkap sedang menerima tebakan angka dari para pemasang dengan taruhan uang tunai, selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa dan diserahkan kepada penyidik polsek Wedarijaksa guna penyidikan lebih lanjut”. (PN/ dok. Humas Polres Pati)

Terjadi di Kayen, Njajal Mobil Malah Dibawa Kabur

Beritapati.com – Kayen, Kepolisian Sektor Kayen berhasil mengungkap kasus penggelapan mobil Ford Lancer.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengatakan, “Waktu kejadian, Jumat 21 Oktober 2016 pukul 11.30 wib dirumah Rudi turut Desa Kayen Kecamatan Kayen Kabupaten Pati”.

“Tersangka adalah R warga Cepogo Boyolali, dengan modus operandi, Pelaku datang kerumah korban sebagai pembeli, lalu meminta ijin kepada pemilik mobil untuk dicoba namun tidak kembali bahkan dijual kepada orang lain tanpa seijin pemiliknya”, imbuh Kapolsek.

Kronologi kejadian, terangnya, Pada hari Rabu, 19 Oktober 2016, pukul 17.00 wib , terlapor datang kerumah korban dengan menggunakan SPM Honda Vario bertujuan membeli KBM Ford Lancer, warna biru, milik korban dan pada saat itu belum terjadi kesepakatan kemudian pada hari Jumat tanggal 21 Oktober 2016 sekitar 11.30 wib datang lagi kerumah korban untuk menawar kembali KBM milik korban setelah terjadi kesepakatan harga.

“Selanjutnya, Terlapor ingin mencoba mobil dan meminta ijin kepada korban selanjutnya dibawa ke arah selatan namun ditunggu tidak kunjung kembali korban curiga sehingga Korban mengejar tetapi tidak diketemukan atas kejadian tersebut korban berusaha mencari keberadaan terlapor ternyata terlapor sedang menjalani hukuman di lapas Subang,Jawa barat dengan kasus yang sama yaitu penggelapan”, urainya.

“Kemudian korban menemui terlapor di lapas Subang dan mengakui perbuatannya dan menjelaskan bhw mobilnya telah dijual kepada orang lain sebesar Rp. 6.000.000 kemudian korban memberitahukan kpd petugas kemudian pd hr Senin, 22Januari 2018 petugas Polsek Reskrim melakukan penangkapan terhadap pelaku di depan lapas Subang ketika selesai menjalani hukuman selanjutnya tersangka dibawa ke Sragen guna mencari Barang bukti mobil namun tidak ditemukan”, imbuhnya.
(BN/ dok. Humas Polres Pati)

Panen Raya Padi Melimpah, Petani di Desa Pekalongan Winong Minta Dibuatkan Embung

BeritaPati.Com – Winong, Bertempat Kecamatan Winong Kidul tepatanya di Desa Pekalongan telah diadakan kegiatan panen Raya padi bersama para petani, Kasdim 0718/Pati, Serta Muspika Winong. Selasa, 23/01/2018.

Kasdim 0718/Pati Mayor Inf. Moch.Sholikin S.Ag .Msi dalam sambutannya mengatakan, “TNI AD siap Membantu Dan ikut mengatasi Serta Pengawasan terhadap Para Petani Saat melaksanakan Saat tanam,Perawatan Tanaman terutama Dorongan pupuk Subsidi dan panen ,juga termasuk penjualan. Karena Kenyataannya sekarang negara kita menjadi pengimpor beras. Semua itu Disebabkan Situasional. Maka dari itu TNI AD bersama Polri Mendapat Mandat dari Bapak Presiden RI Kerja sama dengan Mentri Pertanian Agar Swasembada Pangan Terutama Pajale Agar Di awasi Khususnya Para tengkulak Jangan Sekali – Kali memainkan Harga Beras Dan gabah kepada petani Kita akan tindak tegas”.

“Mari kita mengajak kepada para warga masyarakat khususnya para petani harus semangat dalam program Swasembada Pangan dari Presiden Dan Menteri Pertanian. Kita ini adalah negara Agraris. Jangan sampai menjadi Negara pengimpor beras dari negara lain”, ujarnya.

Sementara itu, Petani Desa Pekalongan meminta kepada pemerintah untuk dibuatkan embung atau waduk guna mengantisipasi musim kemarau.

“Dari warga setempat juga minta agar Pengadaan pembuatan embung jangan hanya wilayah kota saja tapi pelosok desa yang ada persawahan Sangat membutuhkan waduk atau embung tersebut guna mengantisipasi musim kering kedepannya”, Ungkap Kepala Desa Pekalongan Ukhuwarohi S.pd. (dm/pn)

Petani di Pati Gelar Unjuk Rasa, Tolak Impor Beras

Beritapati.com – Kota, Ratusan petani padi melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati. Senin, 22 Januari 2018.

Petani dari Kelompok Tani Berdikari dari Ds Baleadi dan Ds Wotan Kec Sukolilo Pati menolak keras rencana pemerintah pusat yang bakal membuka keran impor beras.

Dengan menggunakan 30 truk engkel para petani berorasi dengan membawa berbagai spanduk.

Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin yang turun menemui pengunjuk rasa sepakat untuk menolak kebijakan impor beras tersebut.

Hasil koordinasii di gedung DPRD Kab Pati, menyatakan bahwa pemerintah Kabupaten Pati, melalui Rapat Dewan – menolak impor beras.

Unjuk rasa selesai jam 11.55 wib dan berjalan aman, tertib serta kondusif. (pn /dm)

Diduga Konsleting Listrik, Satu Toko di Pasar Porda Juwana Terbakar

Beritapati.com – Juwana, Satu toko di kompleks Pasar Porda Juwana, turut Desa Kebonsawahan, Kecamatan Juwana, Pati, terbakar, Minggu (21/01/2018) sekitar jam 18.30 WIB.

Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana, AKP Didi Dewantoro mengatakan, “Diduga kebakaran terjadi disebabkan korsleting listrik, adapun toko yang terbakar merupakan toko makanan ringan Toko Manunggal, Akibatnya, pemilik toko mengalami kerugian hingga Rp 1,5 juta”.

“Pemilik toko, lanjut dia, bernama Podo (60) asal Desa Raci RT 04/RW 04, Kecamatan Batangan, Pati. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kebakaran bisa dapat diredam warga sekitar, sehingga tidak merangsek ke toko dan kios lain di kompleks pasar”, beber AKP Didi.

Kronologi kejadian, “sekitar pukul 18.30 WIB, Yoyok (34) melihat kepulan asap yang berasal dari dalam Toko Manunggal kompleks Pasar Porda Juwana. Selanjutnya, dia memberitahukannya kepada warga”, ujarnya.

Kemudian masyarakat secara bersama-sama membuka rolling door yang digembok dari luar dan berusaha memadamkan api. Kebakaran dapat dipadamkan pada pukul 19.15 WIB, dengan bantuan masyarakat sekitar yang menggunakan tabung apar dan air dari sekitar pasar. (pn/rp)