Xenia Ringsek, Berawal Dari Kejar-kejaran di Tambakromo

Beritapati.com – Tambakromo, Telah terjadi kecelakaan di Jalan Raya Tambakromo – Kayen, pagi tadi sekitar pukul 05.30 wib, Selasa, 31 Oktober 2017. 

Kecelakaan ini mengakibatkan mobil MPV Daihatsu Xenia mengalami ringsek di bagian depan akibat menabrak pohon di depan pasar Tambakromo. 
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Kronologi Kecelakaan bermula saat, mobil xenia dengan truk sama sama dari arah pati dan terjadi serempetan.
Kemudian xenia mengejar truk untuk minta pertanggung jawaban. Namun truk tidak mau berhenti malah mengambil ruas kanan jalan sehingga xenia yang hendak menyalip truk itu kehabisan jalan dan banting stir ke kanan kemudian menabrak pohon di depan kios pasar tambakromo. 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Xenia ringsek, sementara truk melarikan diri. (pn

280 Petenis Meja se Jateng, Ikuti Kejuaraan di GOR Pesantenan Pati

280 Petenis Meja se Jateng, Ikuti Kejuaraan di GOR Pesantenan Pati
280 Petenis Meja se Jateng, Ikuti Kejuaraan di GOR Pesantenan Pati

Beritapati.com – Kota, Sebanyak 280 atlet dari 26 Kabupaten dan Kota se Jawa Tengah mengikuti kejuaran Tenis Meja antar umur tingkat provinsi Jawa Tengah yang digelar 29-31 Oktober 2017 di GOR Pesantenan Pati.

Kegiatan ini atas prakarsa Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Pati bekerja sama dengan pengurus PTMSI Provinsi Jawa Tengah.

“Ini kami gelar dalam rangka menyiapkan para atlet se-Jawa Tengah dalam menghadapi Porprov 2018”, terang Bupati Pati Haryanto yang juga merupakan Ketua PTMSI Jawa Tengah saat membuka kejuaraan tersebut, Minggu (29/10), di GOR Pesantenan Pati.

Semenjak menjabat sebagai ketua PTMSI Jateng yang baru, Haryanto mengaku perlu mengadakan kejuaraan-kejuaraan semacam ini agar prestasi atlet tenis meja di Jawa Tengah semakin meningkat di tingkat nasional.

Senada dengan Haryanto, Ketua Harian PTMSI Kabupaten Pati, Kaswaji, yang juga merupakan Ketua Panitia Kejuaraan Tenis Meja Kelompok Umur Tingkat Provinsi Jawa Tengah, juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya kegiatan ini dimaksudkan untuk mengukur prestasi atlit secara bertahap, berjenjang, dan berkesinambungan mulai dari usia dini hingga dewasa.

Selain itu, menurutnya, juga sebagai evaluasi terhadap pembinaan Pengurus Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Dan yang paling penting, lanjut Kaswaji, adalah sebagai wahana untuk memilih atlet tenis meja berbakat yang akan dibina lebih lanjut di PTMSI Provinsi Jawa Tengah.

“Adapun sasarannya adalah Atlet-atlet tenis meja berbakat yang ada di wilayah provinsi baik itu beregu putra dan putri, perorangan putra dan putri, mulai dari kelompok usia dini, pemula, dan yunior”, jelas Ketua Panitia.

Kejuaraan Tenis Meja Kelompok Umur ini rencananya dilaksanakan pada 29-31 Oktober 2017, mulai pukul 08.00 WIB di GOR Pesantenan Pati. Hingga saat ini, menurut Kaswaji, jumlah peserta secara keseluruhan dari 26 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah sebanyak 280 atlet.

“Masing – masing kelompok akan diambil juara I, II, dan II bersama, dan akan mendapatkan Medali, Piagam dan uang pembinaan”, imbuhnya.

Ditanya soal biaya penyelenggaraan Kejuaraan Tenis Meja Kelompok Umur Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017, Kaswaji mengatakan sumbernya dari Dana Hibah APBD Kabupaten Pati lewat KONI Kabupaten Pati, serta dari para sponsor. (HMS-Kab)

Seorang Petani Ditemukan Meninggal Di Sebuah Sumur, Diduga Kekurangan Oksigen

BeritaPati.Com – Jaken, Diduga kekurangan oksigen, Seorang petani asal Desa Sriwedari RT 2 RW 2, Kecamatan Jaken, Bunarto (57) ditemukan tewas di sebuah sumur sawah di Desa Sukorukun, Jaken, Sabtu (28/10/2017).
Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Jaken, AKP Teguh Heri Rusianto mengatakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) nya di sumur sawah di Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken, Pati.
Tambahnya, salah satu saksi Jamsi (67) mengatakan, saat itu korban sedang memperbaiki peralon di dalam sumur sawahnya. Namun, tiba-tiba korban lemas dan tergeletak.
“Kaget dengan kondisi korban, Jamsi berteriak meminta tolong kepada warga. Setelah itu, pemerintah desa melaporkan kejadian tersebut kepada polisi”. ungkapnya. 
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pati AKP Ari Sulistyawan menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan korban meninggal dunia lantaran kehabisan oksigen.
“Sumurnya cukup dalam sehingga kehabisan oksigen, karena korban terlalu lama berada di dalam sumur,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban sudah menerima kepergian Bunarto. Hal itu dibuktikan dengan surat pernyataan yang diketahui kepala desa.  (dok humas Polres Pati) 

Pengelolaan BUMDes Desa Karangrowo Perlu Dimaksimalkan

Beritapati.com – Jakenan, Pengembangan BUMDes Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan masih berkutat pada pemberian modal. Lantaran, warga belum mampu membentuk dan mengelola usaha bersama yang bisa meningkatkan pendapatan asli desa.

Mayoritas warga merupakan petani. Sehingga lebih mementingkan modal untuk usaha pertaniannya.

Kepala Desa Karang Rowo, Abdul Suyono mengatakan, BUMDes di desa setempat sebenarnya sudah berjalan sejak 2015 lalu. Namun, keuntungan dari BUMDes belum bisa menyumbang penghasilan asli desa (PADes).

“Sebab, modal yang dulunya Rp 20 juta terus kami tambah. Masih diakumulasi untuk pinjaman modal kepada masyarakat. Bunga pinjaman yang dipatok juga terhitung rendah hanya 2% saja,” bebernya.

Pihaknya mengaku kesulitan membangun lini usaha baru seperti bank sampah dan pembelian barang rongsokan. Karena masyarakat hanya menghendaki sebatas simpan pinjam saja.

“Di samping itu, resiko pengelolaan sendiri cenderung lebih tinggi. Pernah juga kami tawarkan kepada masyarakat. Tetapi menurut mereka, pembuatan laporannya cenderung ribet. Sehingga, kami juga tidak bisa berbuat apa-apa dan tak jadi mengembangkan BUMDes,” paparnya. (dok. Humas Setda Pati)

Begini Peran Babinsa Tambakromo Dalam Meningkatkan Hasil Panen Padi

Begini Peran Babinsa Tambakromo Dalam Meningkatkan Hasil Panen Padi
Begini Peran Babinsa Tambakromo Dalam Meningkatkan Hasil Panen Padi

Beritapati.com – Tambakromo, Serda Sarno Babinsa Tambakromo mendampingi giat Upsus Swasembada Pangan di wilayah desa binaannya.Adapun kegiatan berupa uji coba Tanam Jajar Legowo di sawah milik Basuki warga desa Tambakromo dengan luas 1,5 Ha.

Menurut keterangan Ketua PPL Tambakro bpk Cahyo, uji coba Tanam padi Jajar Legowo bertujuan untuk mensosialisasikan kepada petani agar hasil panen bisa maksimal. Sistim tanam Jajar Legowo merupakan sistim tanam yang patut direkomendasikan kepada petani. Karena saat ini lahan pertanian sudah mulai berkurang yang disebabkan pengembangan Pabrik dan pemukiman. Dengan sistim tanam jajar legowo diharapkan petani memperoleh hasil besar dengan luas lahan yang terbatas.

Beberapa keuntungan dan kelebihan menggunakan sistim tanam Jajar Legowo antara lain, rumpun tanam bisa berkembang 30% lebih banyak dibanding dengan sistim tanam biasa, sehingga tangkai padi akan lebih banyak.

Karena dibuat jarak dari beberapa barisan tanam, maka sinar matahari bisa masuk ke pangkal tanaman padi. Sehingga akan meminimalisir berkembangnya hama jamur dan bakteri pada tanaman padi serta sirkulasi udara akan lancar dan optimal.

Mudah dalam pemeliharaan antara lain dalam proses pemupukan, penyiangan dan perawatan pengendalian hama pada tanaman padi.

Dalam kesempatan yang sama  Basuki pemilik lahan berharap para petani yang menjadi anggota Poktannya bisa mengikuti sistem tanam Jajar Legowo seperti yang diuji coba saat ini. “Terima kasih kepada Babinsa yang selalu setia mendampingi kami. Semoga hasil uji coba ini bisa mendapatkan hasil yang maksimal nantinya” Ujar pak Basuki.

Hadir dalam giat tersebut antara lain, Ketua PPL Tambakromo Cahyo, PPL Tambakromo Ibu Hesti Nopitasari, Ketua Poktan Tani Jaya,  Basuki, para petani anggota Poktan ” Tani Jaya” Tambakromo. (pd)

Begini Kronologi Meninggalnya Warga Tegal di SPBU Lengkong Batangan Pati

BeritaPati.com – Batangan, Warga Batangan dibuat heboh dengan temuan orang meninggal di area SPBU Lengkong Jalur Pantura Juwana Rembang. Rabu (25/10/2017) dini hari.
Korban diketahui adalah warga Desa Pedagangan RT 2 RW 1, Dukuh Waru, Tegal, Budi Wibowo (40). 
“Telah ditemukan orang meninggal dunia di di kawasan SPBU Lengkong, Batangan, Pati,” terang Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Batangan, AKP Endah Setianingsih.
Kronologinya, lanjut dia, pada pukul 01.00 WIB korban  tiba di SPBU Desa Lengkong untuk beristirahat. Setelah itu, korban minta dipijit oleh saksi Reban (49) warga Desa Mangunlegi, Kecamatan Batangan, Pati.
“Korban sempat muntah, setelah itu korban beristirahat di samping warung makan dua putri,” jelasnya.
Kemudian, beberapa menit berselang saksi mendapati korban sudah tidak sadarkan diri. “Selanjutnya saksi menghubungi petugas Polsek Batangan,” beber AKP Endah.
Ditambahkan, menurut keterangan dari tim medis Puskesmas Batangan, adapun penyebab  korban meninggal dunia dikarenakan serangan jantung mendadak.
(dok humas Polres Pati) 

Polisi Pati Ciduk Pelaku Kejahatan di Juwana, Satu Tersangka Masuk DPO

BeritaPati.com – Juwana, Polres Pati berhasil mengungkap kasus kejahatan yang menimpa  Suyono (28), Desa Margomulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Selasa kemarin (24/10/2017).
Satu pelaku ditangkap berinisial AN (21) alias Glepung, warga Dukuh Pentungan Desa  Bangsalrejo kecamatan Wedarijaksa, Pati. Sedangkan satu pelaku yang sudah diketahui identitasnya masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, S.I.K melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro, S.I.K dalam rilis resminya mengatakan bahwa Unit Reskrim Polsek Juwana berhasil mengamankan pelaku penganiayaan secara bersama – sama pada hari Selasa 24 Oktober 2017 pukul 11.00 Wib.
“Satu pelaku yang ditangkap langsung ditahan, dan satu pelaku jadi DPO pelaku yang ditangkap langsung ditahan, dan satu pelaku jadi DPO pelaku yang ditangkap langsung ditahan, dan satu pelaku jadi DPO pelaku yang ditangkap langsung ditahan, dan satu pelaku jadi DPO,” terang AKP Didi
Kejadian pengeroyokan terjadi pada Hari Minggu tanggal 30 Juli 2017 sekira pukul 03.00 Wib, lokasi Kejadian perkara di depan SD Negeri 01 Desa Kauman Kecamatan Juwana Kabupaten Pati.
Polisi juga berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti botol bir dan batu yang digunakan pelaku pengeroyokan.
Kini tersangka AN  telah mendekam di rumah tahanan Polsek Juwana untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan akan dikenakan pasal 170 KUHP tentang Secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang.
(dok humas Polres Pati) 

Inilah Kekompakan Personil TNI AD Bersama Warga Desa Jembulwunut Gunungwungkal Saat Bangun Jalan

BeritaPati.Com – Gunungwungkal, Bertempat di Desa Jembul Wunut.Team Pendim 0718 Pati Yaitu Serda Muhdi Kusno Seorang Fotografer Pendim Ikut Berpartisipasi dalam kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III.2017.
Dengan Melihat Kekompakan Dan Guyub Rukun Warga Serda.Muhdi Kusno, Saat Ibu – Ibu Dan Bapak – bapak warga Bergotong – royong melaksanakan Penimbunan Kanan dan Kiri jalan Desa .Melihat Warga mandi keringat mendorong Gerobak membawa Tanah .Tim fotografer Pendim 0718/ tidak tega melihat nya.Dan segera ambil alih membantu warga tersebut.
Selain meliput Kegiatan dan membuat berita kegiatan TMMD  team Pendim 0718/Pati Ikut Berpartisipasi dalam kegiatan pengecoran jalan, bersama Masyarakat dengan ikut bepartisipasinya tem Pendim dalam kegiatan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan dan memantapkan kesadaran bermasyarakat dalam berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional. 
Program TMMD yang telah berlangsung selama ini, semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program TMMD masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil dan terisolir, sehingga keberadaan TNI untuk membangun sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah itu sangat membantu sekali.
Dalam proses TMMD ini adalah untuk mendukung terwujudnya pertahanan negara di daerah yang tangguh. TNI melaksanakan kegiatan TMMD sebagai salah satu bentuk pengabdian yang luhur, di samping sebagai upaya TNI melestarikan nilai sejarah, terutama nilai Kemanunggalan TNI – Rakyat. Selain itu juga sebagai suatu bentuk ikatan lahir dan batin antara TNI dengan Rakyat. (mn) 

Ini Peran Koramil Jakenan, Tanamkan Disiplin Kepada Pelajar SMK Tama Jaya School

BeritaPati.Com – Jakenan, Anggota Koramil 05/Jakenan memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) siswa siswi SMK Tama Jaya School kelas X pada tiap hari Senin minggu kedua dan keempat setiap bulannya selama satu jam mata pelajaran, bertempat di Lapangan SMK Tama Jaya School Jakenan pada Senin (23/10/2017). 
Kegiatan diawali perkenalan yang kemudian dilanjutkan dengan latihan baris berbaris (PBB) yang dipimpin oleh Bati Wanwil Pelda Mardani dan dibantu oleh dua anggota sebagai instruktur dan peraga.
Adapun Materi yang diberikan kepada siswa siswi SMK Tama Jaya SchooI antara lain 
a. Gerakan Dasar PBB
b. Gerakan Perubahan Arah.
c. Materi tentang Disiplin.
Bati WanwilKoramil 05/Jakenan Pelda Mardani mewakili Danramil  mengatakan pelatihan PBB ini dalam rangka menumbuhkan kedisiplinan anak yang selanjutkan akan menumbuhkan jiwa
wawasan kebangsaan nasional dan rasa cinta tanah air guna memupuk kebersamaan dan menciptakan suasana saling mendorong, mendukung, dan memotivasi dalam sebuah kelompok serta memupuk jiwa korsa, sikap, keterampilan dan kedisiplinan, serta membentuk karakter kepemimpinan generasi muda yang berkualitas dan menerapkan pemahaman ideologi nasional yang pancasila sehingga dapat menumbuh kembangkan rasa nasionalisme dalam bentuk tindakan nyata.
Kepala Sekolah SMK  Tama Jaya Jakenan, Ibu Sri Wulan mengatakan saya sangat senang dan berterima kasih dengan diadakannya kegiatan pemberian materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa siswi pada Masa Orentasi Peserta Didik Baru SMK Tama Jaya School oleh aparat TNI khususnya Koramil 05/Jakenan semoga dengan pemberian pembekalan/wawasan tersebut dapat membentuk jiwa dan kepribadian siswa siswi yang lebih baik serta dapat mengajarkan tentang kedisiplinan. (md) 

Petani dan Anggota Koramil Margorejo Gelar Gropyokan Tikus

BeritaPati.Com – Margorejo, Koramil 12/Margorejo bersama poktan (Kelompok Tani) Pucuk kali Desa Jambean kidul dan PPL Kecamatan Margorejo semangat  melaksanakan giat Gropyokan hama tikus dalam menghadapi masa tanam. Jum’at (20/10/2017). 
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, anggota Poktan pucuk kali 30 orang, TNI koramil 12/margorejo 9 orang, Perangkat Desa 2 orang, dan PPL Kec margorejo 4 orang.
Pelda Bambang.S, mewakili Danramil 12/Margorejo menyampaikan, "Terima kasih kepada anggota poktan Pucuk kali, koramil 12/margorejo bisa bergabung dalam kegiatan gropyok hama tikus disini karena hama tikus sangat meresahkan para petani dan mengganggu tanaman padi sehingga akan mempengaruhi hasil panen para petani , pemberantasan hama tikus harus dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan agar hasil panen dapat maksimal". 
"Koramil 12/margorejo mohon maaf apabila dalam membantu kegiatan gropyok tikus kurang maksimal , dan kepada bapak-bapak patani , sampaikan kesulitan yang dialami di lapangan kami dari koramil siap membantu", imbuhnya. 
Anggoro Ketua Poktan pucuk kali menyampaikan, "Terima kasih kepada bapak TNI dari koramil 12/margorejo yang telah membantu kegiatan gropyok hama tikus di sawah kami, kami mengharapkan pendampingan upsus dari TNI ( kegiatan seperti ini )  tetap dilaksanakan secara berkesinambungan", pungkasnya. (pd)