Berkedok Warung Kopi, Ternyata Untuk Praktek Prostitusi

Berkedok Warung Kopi, Ternyata Untuk Praktek Prostitusi
dok. Humas Polres Pati

Beritapati.com – Wedarijaksa, Polsek Wedarijaksa Resor Pati, menangkap WW alias Dela, 34 tahun, karena diduga menjadi muncikari sekaligus penyedia tempat kencan bagi pelacur dan laki-laki hidung belang.

Praktek prostitusi dijalankan tersangka di warung kopi kuro –kuro di Dukuh Ngrames turut Desa Sukoharjo Kecamatan Wedarijaksa Pati. Rabu (30/8/2017)

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, S.I.K melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP R. Sulistyaningrum, dalam rilis resminya mengungkapkan bahwa Polsek Wedarijaksa telah mengamankan pelaku praktek Prostitusi berkedok Warung Kopi di Dukuh Ngrames Desa Sukoharjo, Wedarijaksa.

“Ini berawal dari kecurigaan Polsek Wedarijaksa setelah mendapat laporan informasi dari Masyarakat kemudian melakukan penyelidikan. Setelah ditelusuri, ternyata selain buka Warung Kopi ditempat tersebut juga menawarkan jasa prostitusi.,” terang Kapolsek Wedarijaksa, kemarin.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, “Rabu 30 Agustus 2017 sekira pukul 15.00 WIB Kami melakukan pengerebegan dan pengeledahan ditemukan sepasang Laki-laki dan perempuan berada didalam satu kamar dalam keadaan pintu tertutup dan terkunci”.  Tambah Kapolsek

Polisi mengamankan seorang mucikari, 3 wanita yang diduga PSK dan 1 Orang laki-laki hidung belang serta menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 2 buah Hp Merk Samsung serta uang 250 Ribu Rupiah dari tempat prostitusi. WW dijerat dengan Pasal 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang kejahatan terhadap kesusilaan. dengan ancaman hukuman selama 1 tahun 4 bulan. (rp)

Inspirasi Bisnis Sampingan Rumahan Modal Kecil Untung Besar Dengan Kudo

Inspirasi bisnis sampingan rumahan modal kecil untung besar dengan kudo ternyata menjadi cara yang sangat efektif dalam berbisnis. Terutama bagi yang ingin menjalani bisnis dari rumah seperti untuk ibu rumah tangga dan juga mahasiswa. Sebab dengan kudo, kita bisa menjalani beragam usaha dan langsung memiliki toko online sendiri bahkan hanya dengan modal 10 ribu rupiah. tentu saja ini hanya ada di kudo, kamu bayangkan saja, mana ada yang mau buatkan toko online lengkap denga berbagai produk hanya dengan 10 ribu rupiah kecuali bukan di kudo.
Kudo adalah platform teknologi yang coba mempertemukan para usahawan pemula dengan usahawan ternama. Para usahawan pemula akan diberikan produk para usahawan ternama untuk dijual baik secara online maupun offline. Sekali usahawan pemula terdaftar di kudo. Ia langsung memiliki beragam produk siap jual kepada orang-orang terdekatnya.
Cara Bisnis Rumahan Kudo Untung Besar
Karena kudo menggunakan strategi pemasaran online to offline, maka kita juga bisa memanfaatkan strategi itu dalam berjualan produk-produk dari kudo. Perlu kamu ketahui, usahawan pemula yang terdaftar di kudo akan disebut sebagai agen. Agen ini tidak sembarang orang, tapi orang yang sudah terverifikasi oleh sistem kudo. Maka tidak salah bila agen dapat pelayanan yang baik dari kudo.
Nah, ketika agen berjualan secara offline, barang milik agen memang masin ada di toko onlinenya, tapi begitu pelanggan memesan barang dari agen, kudo akan langsung mengirim barang ke lokasi yang dituju agen. Kelebihanya, pelanggan tidak perlu membayar uang atau transfer ke kudo. Tapi pelanggan cukup membayar uang ke agen. Biar kudo memotong saldo milik agen saja sebagai biaya pembelian barang.

Dengan begitu, akan ada tingkat kepercayaan yang besar pada agen, bahkan agen bisa saja menawari pelanggan, hanya bayar saja bila barang telah datang. Tentu saja dengan begini pelanggan akan tertarik pada agen. Apalagi agen adalah orang dekat pelanggan. Jadi tidak akan ada rasa was-was dari pelanggan, toh ia hanya beli barang ketika telah datang. Sehingga tak salah bila banyak yang bilang bahwa Inspirasi bisnis sampingan rumahan modal kecil untung besar dengan kudo adalah terbaik.

Babinsa Dorong Hasil Panen Petani Untuk Disalurkan Ke Bulog Pati

Beritapati.com – Agro, Pati-Babinsa Koramil 01/Pati Kodim 0718/Pati, melaksanakan panen raya padi jenis impari 32, bersama nasyarakat Desa Mulyoharjo Kec Pati Kab Pati .Rabu (30/08/2017)

Babinsa Dorong Hasil Panen Petani Untuk Disalurkan Ke Bulog Pati

Babinsa Ds Mulyoharjo Serda Herna Bakri mendorong mitra dan pemilik beras digudang untuk menyalurkan ke bulog Dalam kesempatan tersebut Babinsa menyampaikan” Ds Mulyoharjo merupakan suatu desa yang memiliki luas lahan persawahan yang cukup luas. Yang seharusnya masyarakat desa mulyoharjo ini makmur dan sejahtera karena mempunyai Aset Lahan Persawahan yang luas, dan irigasi pertanian yang baik, yang bisa di kelola sendiri.
                           
Untuk meningkatkan produksi padi di persawahan, kita harus sering -sering berkordinasi baik dengan PPL, Mantri Tani, Poktan/Gapoktan serta peran serta Babinsa dalam  pendampingan Upsus Swasembada Pangan Nasional supaya sukses dan berhasil. seperti  yang telah di sampaikan  oleh Pemerintah R I Ujar Babinsa Mulyoharjo Serda Herna Bakri. Pada kesempatan pendampingan LTP.

Laporan hasil panen hari sbb ,; rabu 30-08-2017 babinsa mulyoharjo melaksanakan pendampingan panen padi
-Bapak Ashari bowo,luas 2ha,jnis padi inpari 32,hasil -16 ton.
-Bapak Hepy,luas 0,3ha,jnis padi inpari 32,hsl 3,8 ton.
-Bapak mustofa,luas 0,3 ha,jenis padi inpari 32,hsl 3,8 ton,

Dandim 0718/Pati Lantik Anggota Baru Saka Wira Kartika, Dibawah Panasnya Mentari

BeritaPati.com – Kayen, Untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, dan cita tanah air, Kodim 0718/Pati menggelar Perkemahan Saka Wira Kartika Kodim 0718/Pati. TA .2017 Pembukaan tersebut berlangsung di Kompleks wisata Bukit Pandang Ds.Duren Sawit Kec.Kayen, Sabtu sore (26/08/2017).
dok Pendim Pati
Di ikuti 243 siswa 15 panitia dan 21 pendamping.kegiatan ini di laksanakan selama dua hari sabtu dan minggu.50 orang dilantik menjadi anggota  wira kartika.
Dandim 0718/Pati Membuka Kegiatan tersebut.Dalam sambutan “pembukaannya kegiatan Saka Wira Kartika  Kodim 0718/Pati, bertujuan untuk mengaplikasikan materi/pelajaran yang sudah diberikan ataupun diterima oleh anggota Saka Wira Kartika itu sendiri. 
“Pramuka merupakan sarana pendidikan yang strategis untuk memberikan budi pekerti yang luhur kepada generasi muda. Untuk itulah, adik-adiku pramuka khususnya saka wira kartika dengan kegiatan sore hari ini, kita akan mendapatkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Kita akan menerima banyak ilmu pengetahuan, kita saling berkoordinasi, berkomunikasi, kita mengasah keterampilan dengan kegiatan-kegiatan yang diadakan,” Kata Komandan Kodim Pati.
Ketua  Kuarcab Pramuka Kab Pati. berharap, melalui kegiatan pramuka ini yang diselenggarakannya, sebagai upaya untuk membangkitkan semangat generasi muda untuk membangun bangsa, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, cinta tanah air, dan bela negara.
“Kegiatan positif seperti ini harus diterapkan dan dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Karena bangsa Indonesia membutuhkan generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, yang nasionalis, dan setia dalam bela negara.serta menjaga utuhnya negara kesatuan republik indonesia.(NKRI)

Diduga Stroke, Warga Pucakwangi Ini Meninggal Dunia Saat Terjatuh Dari Motor

dok.  humas res pati
Beritapati.com – Pucakwangi, Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Kepohkencono, Kecamatan Pucakwangi, Pati, tepatnya didepan SD Dukuh Manding, Akibatnya, pengendara sepeda motor Yamaha Mio J tanpa plat nomor, Meninggal Dunia di lokasi kejadian. Sabtu (26/08/2017).
Dalam rilis resmimya di tribratanewspolrespati.com, Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan, S.I.K melalui Kapolsek Pucakwangi, AKP Sumadi mengungkapkan setelah kejadian ditemukan identitas korban bernama Sidik (45) warga Dukuh Jatilawang RT 03/RW 02, Desa/Kecamatan Pucakwangi.
“Awalnya korban berkendara dari arah Kecamatan Pucakwangi menuju ke arah Winong. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba saja korban terjatuh. Nahasnya, saat ditolong warga korban sudah tidak bernafas”. Jelas AKP Sumadi.
“Tiba-tiba saja, korban terjatuh hingga mengakibatkan meninggal dunia di TKP. Menurut keterangan keluarga korban, dia memiliki riwayat sakit stroke,” lanjutnya.
Luka di tubuh korban akibat laka itu, imbuhnya, hanya luka ringan yakni lecet di siku tangan sebelah kiri dan bagian leher sebelah kiri juga mengalami memar. Selain itu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.
“Jenazah korban sudah diambil oleh pihak kelurga untuk segera di makamkan. Mereka mengikhlaskan kepergian almarhum, dan menyadari itu sebagai musibah,” pungkasnya. (dok. Humas ResPati)

Ratusan Pelajar SMA Meriahkan Lomba Tari, Puisi dan Paduan Suara Kodim 0718 Pati

Ratusan Pelajar SMA Meriahkan Lomba Tari, Puisi dan Paduan Suara Kodim 0718 Pati/ dok. Pendim Pati

Beritapati.com – Kota, Tak kurang dari 200 pelajar tingkat SMA se- Kabupaten Pati mengikuti lomba paduan suara, baca puisi dan tarian perjuangan daerah di Makodim 0718/Pati, Sabtu(26/8/2017).

Lomba di buka secara resmi oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin didampingi oleh Dandim 0718 Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah S.Sos.

Kegiatan digelar dalam rangka Hari TNI ke-72 dan HUT ke-67 Kodam IV/Diponegoro. “Sekitar ada 200 pelajar tingkat SMA sederajat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka terbagi dalam 21 tim sekolah yang bersaing di tiga kategori lomba, paduan suara, baca puisi, dan tarian daerah,” ucap Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya K, S. Sos.

Dandim mengungkapkan, selain menyambut HUT TNI dan HUT Kodam IV/Diponegoro, kegiatan ini merupakan baagian dari komunikasi sosial (komsos) kreatif, yaitu bentuk baru komunikasi sosial yang tengah digalakkan TNI Angkatan Darat (AD).

“Jadi ini bagian dari metode pembinaan teritorial,” katanya.

Dandim menjelaskan, ada beberapa ketentuan dalam perlombaan. Untuk paduan suara, setiap peserta membawakan dua lagu yang terdiri dari lagu wajib yaitu lagu nasional dan lagu pilihan dari lagu daerah. Pilihan lagu nasional terdiri dari Bangun Pemuda Pemudi, Bendera Merah Putih, Dari Sabang Sampai Merauke, Halo-halo Bandung, Bagimu Negeri, Berkibarlah Benderaku, Maju Tak Gentar, dan Satu Nusa Satu Bangsa.

Sedangkan pilihan lagu daerah antara lain, Ampar-Ampar Pisang,Cublak-Cublak Suweng, Gundul-Gundul Pacul, Manuk Dadali, Rasa Sayange, Suwe Ora Jamu, Angin Mamiri, Anak Kambing, Cingcang Keling, Ambon Manise, Dayung Sampan, Injit-Injit Semut, Lembe-Lembe, dan Jaranan.

Untuk lomba puisi, peserta membawakan puisi wajib Diponegoro karya Chairil Anwar, serta puisi ciptaan sendiri bertemakan TNI. Sedangkan untuk lomba tarian perjuangan daerah, setiap kelompok peserta memainkan tarian bertema perjuangan daerah karya cipta sendiri.

Pasiter Kodim 0718/Pati Kapten Arh Sumaryono mengatakan, dari setiap kategori akan dipilih jara I dan II. Selanjutnya juara akan mengikuti lomba serupa di tingkat Korem 073/Makutarama, hingga tingkat Kodam IV/Diponegoro.

“Di tingkat Korem, hadiahnya akan lebih besar lagi,” tambahnya. (pendim)

BPBD Pati Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Margoyoso

BPBD Pati Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Margoyoso/ dok. BPBD PATI

Beritapati.com – Margoyoso, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pati Sanusi Siswoyo bersama dengan Kasi Logistik dan Staf didampingi perangkat desa Sekarjalak menyaluran bantuan logistik untuk korban kebakaran di Ds. Sekarjalak RT 05/RW 02, Kec. Margoyoso a.n Bapak Kunardi (34 th) dan Ibu Sartinah (80 th) 22 Agustus 2017 kemarin.

Bantuan logistik untuk 2 korban berupa :
Lauk pauk siap saji (4paket); beras (10kg);air mineral (2kardus);mie instan (2kardus);gula (2kg);sambal pedas (6botol);kecap (6botol);minyak goreng (2liter);peralatan kesehatan (2paket);teh (20buah);matras (2buah);terpal (2buah);makanan tambah gizi (6paket);selimut (2buah);family kid (2buah);paket sandang (2paket);kopi susu (20sachet);susu milk (16 sachet). (tm)

Tanpa Program 100 Hari, Bupati Pati Fokus Rampungkan RAPBD 2018

Beritapati.com – Kota, Pasca Pelantikan Bupati Haryanto dan Wakil Bupati Saiful Arifin oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hari ini (22/8) di Semarang, keduanya sepakat untuk tidak membuat program 100 hari pertama. Pasalnya, Haryanto dan Arifin akan memprioritaskan pengesahan APBD 2018 yang kini sedang dibahas oleh anggota dewan. 
Menurut Haryanto, kepemimpinannya saat ini akan menitikberatkan pada program- program yang belum tuntas di periode terdahulu. Untuk itu pembahasan RAPBD 2018 akan memaksimalkan program yang sudah ada, namun manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. 
Ia menjelaskan infrastruktur yang ada di Kabupaten Pati, sebagian besar sudah tersentuh pada periode sebelumnya. Untuk itu, selain infrastruktur, ia akan meningkatkan pelayanan publik, pelayanan kesehatan, pendidikan dan pengentasan kemiskinan.

“Kami minta dukungan dari masyarakat Pati, untuk melanjutkan kepemimpinan lima tahun mendatang. Kalau kemarin belum maksimal, sekarang saya minta bantuan OPD dan jajarannya untuk berjuang bersama menuntaskan program yang kami susun”, imbuh Bupati asal desa Raci Batangan itu.
Ia meminta masyarakat yang hadir baik di Grhadika Bhakti Praja maupun di pendopo hari ini, ikut mendukung dan menyengkuyung program- program yang akan dilaksanakan Bupati dan jajarannya.
Sementara itu, wakil bupati Saiful Arifin yang berlatar belakang pengusaha, akan diberikan kesempatan Bupati untuk membidangi perekonomian maupun pengembangan UMKM. Pengalamannya dalam berbisnis, diharapkan dapat membawa angin segar bagi peningkatan perekonomian kerakyatan di Kabupaten Pati.
“Tujuan kami sama- sama ingin memajukan dan mensejahterakan Kabupaten Pati. Perpaduan Pak Haryanto dari birokrasi dan saya sebagai pengusaha, semoga menjadi formula yang tepat untuk Pati yang lebih baik”, imbuh wakil bupati yang lama merantau di Jakarta itu.
Pada pelantikan hari ini, Ganjar Pranowo mengajak kepala daerah Kabupaten Pati untuk fokus dalam pengentasan kemiskinan.
Ia mengatakan, tingkat kemiskinan di Jawa Tengah cukup tinggi di angka 13 %. Untuk itu ia meminta Bupati dan wabupnya memiliki program nyata dalam menekan angka kemiskinan.
“Kita royok bareng- bareng kemiskinan ini. Formula apa yang bisa dibuat untuk menekan angka kemiskinan warga. Program apa yang efektif untuk membantu warga lepas dari kemiskinan”, jelasnya saat memberikan sambutan usai melantik Haryanto- Saiful Arifin.
(setkab)

Kapolres Pati Lepas 28 Personel Terbaiknya dengan Pedang Pora

Beritapati.com – Kota, Kepala Kepolisian Resor Pati (Kapolres Pati) Ajun Komisaris Besar Polisi Maulana Hamdan, S.I.K, melepas anggota yang purna tugas. Bertempat di Markas Komando (Mako) Polres Pati dilangsungkan kegiatan Upacara Pelepasan Purna Bhakti Periode Januari – Agustus 2017 kepada 28 Personel Polres Pati Polda Jateng resmi purna tugas di Kepolisian, Rabu (23/08/2017).

dok Humas Res Pati

Dalam kegiatan ini, Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, S.I.K menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada 25 personel Polri dan 3 PNS Polri yang telah menyelesaikan tugas di Kepolisan Resor Pati.

“Hari ini tentunya menjadi hari yang mengharukan bagi kita semua karena pada hari ini Polres Pati Polda Jateng secara resmi melepas Bapak Ibu Anggota polri dan PNS Polri yang telah selesai melaksanakan masa dinasnya, dengan menggelar prosesi acara Pelepasan purna bakti anggota Polri Polres Pati Polda Jateng TMT Januari s/d Agustus 2017.” Ucap Kapolres Pati.

Prosesi pelepasan Purna Bhakti ini merupakan bentuk penghargaan yang tulus dan rasa hormat setinggi-tingginya dari institusi Polri kepada personelnya yang telah berhasil melewati perjalanan pengabdian yang panjang dengan penuh kesetiaan, pengorbanan dan penuh dedikasi tinggi pengabdian kepada masyarakat, Bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Mewakili 28 Personel yang Purna Bhakti AKP M. Syaiful Zuhri  menyatakan dirinya merasa terharu dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan ini dan semoga tetap terjalin ikatan persaudaraan selain tentunya walaupun telah pensiun kami tetap berkomitmen akan membantu sesuai dengan kemampuan dan porsinya termasuk berharap kedepan Polri akan semakin maju.

Seusai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi pedang pora serta pengalungan karangan bunga kepada personel yang Purna Bhakti yang didampingi Ibu Bhayangkari masing-masing oleh Kapolres Pati serta dilanjutkan acara pisah sambut di Gedung Mantapbrata Polres Pati. (respati)

Hari Pertama Bertugas, Haryanto – Arifin Berangkatkan Jamaah Haji Pati

dok. Humas Setda
BeritaPati.Com – Kota, Pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, pasangan Haryanto dan Saiful Arifin memulai tugas perdana mereka dengan melepas keberangkatan jamaah haji yang berada di kloter 90 hari ini (23/8) pukul 10.00 di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.
Selain didampingi Saiful Arifin, Plt Sekda Suharyono juga turut mendampingi pemberangkatan 355 calon jamaah yang berasal dari KBIH moch Dahlan, KBIH IPHI Pati, Kecamatan Cluwak, Pucakwangi, Batangan dan Sukolilo.
Saat pelepasan jamaah itu, Bupati menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah haji pada jamaah yang akan berangkat ke asrama haji Donohudan di Boyolali.
Dalam sambutannya ia berharap para jamaah haji tetap menjaga kondisi selama perjalanan hingga menjalani rangkaian ibadah disana. Dari asrama haji Donohudan, jamaah akan berangkat langsung menuju ke Mekkah. Mengingat cuaca disana sangat terik, hingga mencapai suhu 40-50 celcius, Bupati mengingatkan para jamaah untuk bersabar dan menjaga asupan cairan tubuh.
“Kami ikut mangayugabyo dan mendoakan bapak ibu jamaah yang berangkat ini diberi kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jamaah asal Pati tetap sehat dan kuat menjalani ibadah di tengah cuaca yang begitu terik”, ungkap Bupati.
Ia juga berpesan para jamaah haji untuk selalu bersama rombongan dan tidak lepas dari pendamping haji masing- masing.
“Semoga para jamaah dapat pulang kembali ke tanah air dalam keadaan utuh, sehat tidak kurang suatu apapun dan menjadi haji yang mabrur”, harapnya di akhir sambutan. (std)