Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Tayu-Juwana

BERITAPATI.COM – MARGOYOSO, Seorang perempuan tuna wisma tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Raya Tayu-Juwana, tepatnya di sebelah utara SPBU Desa Pohijo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Senin (29-05-2017).

Korban pertama kali diketahui oleh Bekti, sebelumnya Bekti (53) bermaksud akan membuka warung sekitar pukul 06.00 WIB melihat ada seseorang yang sedang tiduran di samping warungnya. Kemudian ia berupaya untuk membangunkan, namun korban tidak terbangun.

Selanjutnya Bekti meminta bantuan Santi (25) untuk melaporkan kepada aparat Desa Pohijo yang kemudian diteruskan ke Polsek Margoyoso.

dok Res Pati

Korban yang berjenis kelamin perempuan ini mempunyai ciri-ciri tinggi 150 cm, umur sekitar 60 tahun, menggunakan baju warna biru, menggunakan jarit warna motif batik warna coklat dan tidak memakai alas kaki.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan SIK melalui Kapolsek Margoyoso AKP Sugino SH saat dikonfirmasi mengatakan benar telah menerima laporan dari masyarakat tentang orang meninggal dunia di Jalan Raya Tayu-Juwana turut Desa Pohijo.

Selanjutnya petugas Polsek Margoyoso mendatangi TKP, mengamankan TKP, mencatat saksi-saksi dan menghubungi tim medis dari Puskesmas Margoyoso 1 dan membawa Korban ke RSUD Soewondo Pati.

Menurut hasil pemeriksaan dari Puskesmas Margoyoso I, Dr Imam Zarkoni, “tidak diketemukan adanya tanda- tanda penganiayaan, mulut korban mengeluarkan muntahan bekas makanan dan korban meninggal dunia akibat Kardiac res (henti jantung)”. (rp)

Ini Peran Babinsa Koramil Juwana Dalam Sukseskan Budidaya Ikan Lele

BERITAPATI.COM – JUWANA, Peran serta anggota TNI dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan patut diacungi jempol, seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 02/Juwana Koptu Mustoli yang memotori petani meningkatkan ketahanan pangan masyarakat melalui pengembangan budidaya ikan lele Jumbo milik Sukawi beralamat di Rt.01, Rw.02 Desa Bakaran Wetan Kecamatan Juwana Kab. Pati, Selasa (30/05/2017).
Kegiatan Babinsa tersebut merupakan suatu wujud kepedulian TNI Angkatan Darat (AD) jajaran Kodim 0718 Pati dalam membantu masyarakat khususnya para petani untuk wujudkan program swasembada pangan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah.
dok Pen Kodim Pati
Danramil 02/Juwana Kapten Inf Yahudi mengatakan bahwa, “Babinsa Koramil 02/Juwana wajib turun langsung membantu dan mendampingi para petani yang ada di Desa binaannya untuk mensukseskan Program Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah”.
Selain membantu petani turun kesawah para Babinsa tersebut ikut berperan aktif berperan membina nelayan dan masyarakat terkait program ketahanan pangan diantaranya kampanye “Gemar Ikan”.
Babinsa Koramil 02/Juwana Koptu Mustoli menyampaikan “untuk bisa memperoleh hasil budidaya lele yang baik, kunci utamanya terletak pada pengaturan kondisi air. Dengan suhu di Kecamatan Juwana yang sering naik turun secara drastis antara siang hari dan malam”.
“Perlu perlakuan khusus agar kondisi kolam tetap stabil agar menggunakan bahan alami yang disebut natural water system ini ia hanya menggunakan dedak, ragi tape, probiotic dan dolomit yang diracik sedemikian rupa sehingga bisa membuat lele berkembang dengan baik”, pungkasnya. (pp)

Polsek Kayen Pantau Kegiatan Thongtek Sahur

BERITAPATI.COM – Kayen, .Anggota Kepolisian Sektor Kayen turut memantau kegiatan thongtek di desa Rogomulyo kecamatan kayen.
dok Polsek Kayen Res Pati
Giat tersebut di pimpin oleh  Aiptu Hartono. Maksud dan tujuan adalah mengawasi kegiatan tongtek tersebut agar tidak bergesekan dengan kelompok tongtek lainnya, dan juga untuk mencegah adanya perkelahian. Diharapkan warga tidak terganggu dengan tongtek tersebut. (Minggu tanggal 28 mei 2017 pkl 03.00 wib).
Kesenian thongtek memang selalu digunakan oleh para kawula muda saat membangunkan sahur dengan berkeliling desa. Alat yang digunakan juga sangat sederhana, memanfaatkan pralon dan karet bekas. (rk)

Kakek 72 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri

BERITAPATI.COM – Kota, Seorang kakek bernama Tulus Widodo (umur 72 tahun) warga Kelurahan Parenggan RT. 3/RT.1 Kecamatan Pati ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa karena gantung diri. (27/5/2017).
Korban meninggal karena gantung diri dengan tali yang diikatkan di blandar rumahnya. Diduga korban sudah tiga hari menggantung ketika ditemukan warga.
ilustrasi, dok. twitter.com
Menurut keterangan Yatmi, (umur 58 tahun) istri korban, mengungkapkan, sebelum gantung diri, memang perilaku suaminya terlihat aneh. Seperti mengaku dikucilkan oleh sesama temannya, merasa dikejar-kejar polisi, dan putus asa.  Tapi Yatmi, tidak tahu apa penyebabnya. Karena, seperti biasanya korban juga masih menemui anak dan cucunya yang berkunjung ke rumah. Setelah itu, pada hari-hari berikutnya korban tidak pernah keluar rumah.
Kapolsek Pati Kota, AKP. Puji Astuti membenarkan adanya kejadian tersebut. Kematian kakek 8 orang cucu itu,  murni bunuh diri. Ini dikaitkan dengan keterangan tim medis Puskesmas Pati I, dr. Yuphine Andhiani.
“Kurang lebih sudah meninggal di dalam kamar selama 3 hari. Dilihat dari pemeriksaan tadi tidak ada tanda-tanada kekerasan, ini murni bunuh diri,”,  ungkap AKP Puji Astuti. (rp)

Polsek Gembong Amankan Belasan Penjudi dalam Operasi Pekat

BERITAPATI.COM – Gembong, Jajaran Polsek Gembong Resor Pati, menggelar Operasi Pekat 2017 dengan sasaran minuman keras dan perjudian guna menciptakan kondisi aman dalam bulan suci ramadhan.
Dipimpin oleh Waka Polsek Gembong Iptu Seseto didampingi oleh angotanya, Polsek Gembong mengadakan razia ke tempat-tempat yang diduga sebagai penjual minuman keras dan perjudian.
Polisi melakukan operasi di Dukuh Sentul, Kecamatan Gembong, tetapi tidak ditemukan adanya minuman keras di warung tersebut. Setelah melakukan penyisiran tersebut, petugas menuju rumah kosong yang letaknya tidak jauh dari warung milik Y tersebut.
dok Res Pati
Personel Polsek kemudaian mendatangi TKP, namun tidak ditemukan aktivitas perjudian, namun ada seorang warga berinisial S (52). Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 1 unit HP yang di dalamnya terdapat aplikasi permainan judi dadu kopyok dan buku tulis bertuliskan angka-angka taruhan diduga permainan dadu.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap S, barang bukti diakui milik N (39 th) warga Dukuh Kembang, serta menjelaskan pihak lain yang sering ada di tempat tersebut berjumlah kurang lebih 15 orang.
Selanjutnya Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan SIK memerintahkan Kapolsek Gembong AKP Sugiyanto untuk memanggil 15 orang yang disebut S ke Mapolsek Gembong untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.
Selanjutnya, mereka dibuatkan surat pernyataan tidak akan berjudi dan ditandatangani serta diketahui oleh Ketua RT 04 RW 02 Dukuh Sentul, Sariyadi. (rp)

Seorang Nelayan Juwana Meninggal Tersetrum Listrik di Area Dok Kapal

BeritaPati.Com – Juwana, Seorang nelayan Juwana bernama Hartono (38) yang bekerja sebagai nelayan, ditemukan meninggal dunia akibat kesetrum listrik di area Dok Kapal KUD Sarono Mino Desa Bajomulyo RT 04 RW 02 Kecamatan​ Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (24-05-2017).
Sebelum kejadian, sekitar pukul 09.00 WIB, Hartono hendak mengebor kapal yang sedang di atas dok pada bagian belakang kapal dekat baling-baling dengan menggunakan mesin bur pistol.
Selanjutnya Hartono mengambil arus listrik untuk mesin bur dengan menggunakan kabel listrik. Pada saat korban berjalan ke bagian belakang kapal, kabel tersebut menyentuh air sehingga mengakibatkan Hartono kesetrum, dan jatuh ke air.
Selanjutnya arus listrik langsung dicabut oleh Temok Lamiyanto dan membawa Hartono ke Rumah Sakit Budi Agung Juwana.
dok Res Pati
“Hartono di bawa ke Rumah Sakit Budi Agung Juwana sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Dr Rina.
Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana AKP Sumarni mengatakan bahwa benar telah mendapat laporan kalau ada orang kesetrum di dok kapal.
AKP Sumarni pun kemudian menghubungi Inafis dari Polres Pati untuk melakukan pengecekan. Setelah dicek tidak ada bekas penganiayaan dan korban meninggal akibat kesetrum arus listrik. (rp)

Rumah Nenek 60 Tahun Ini Ludes Dilalap Api

BeritaPati.com – Kayen, Satu rumah di Desa Pasuruan RT 3 RW 1 Kecamatan Pati ludes dilalap si jago merah siang tadi. (Kamis, 25 Mei 2017). Diduga kebakaran rumah tersebut diakibatkan oleh hubungan pendek arus listrik,
Rumah  milik Mustatik (umur 60 tahun pekerjaan : tani) ini terbakar di siang hari tadi, sekitar pukul 12.00 WIB. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 12.45 WIB dengan bantuan warga, Polsek dan Koramil setempat dengan alat seadanya. Penyebab kebakaran sementara diduga akibat konsleting listrik.
Kerugian dari kejadian tersebut di taksir Rp. 150 juta-an. Pemilik tidak dapat menyelamatkan barang – barang yang ada didalam rumahnya. 
Adapun barang – barang  yang ikut terbakar antara lain, satu unit sepeda motor merk suzuki shogun, kulkas 1 unit, Mesin cuci 1 unit, TV 21 inch satu unit, Tiga buah gelang, Kalung 4 buah, Cincin 3 buah, Sertifikat rumah 1 lembar, BPKB motor dan uang tunai lima juta rupiah.

Perangkat Desa Tunjungrejo Margoyoso Resmi Dilantik

BeritaPati.Com – Margoyoso, Rabu, 24 Mei 2017, pukul 09.00 wib, bertempat di balai desa Tunjungrejo, kecamatan Margoyoso Pati, telah berlangsung pelantikan Staf Kaur Keuangan desa Tunjungrejo.
Hadir dalam acara tersebut, antara lain, Muspika kec. Margoyoso, perangkat desa Tunjungrejo, Tokoh agama, tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, keluarga yang dilantik & para tamu undangan. 
Selama kegiatan berlangsung situasi berlangsung kondusif.

Dua Motor Tabrakan di Jalan Jakenan Winong, Satu Orang Dirawat di RS

Dua Motor Tabrakan di Jalan Jakenan Winong, Satu Orang Dirawat di RS
dok Humas Res Pati
BeritaPati.Com – Jakenan, Dua sepada motor terlibat tabrakan di Jalan Raya Jakenan-Winong turut Desa Sembaturagung RT 07 RW 01 Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Selasa (23-05-2017) Pukul 08.05 WIB.
Satu korban dengan luka-luka dan di opname di Rumah Sakit KSH Pati, 
Kronologi terjadinya tabrakan tersebut berawal saat sepeda motor Honda Beat nomor plat K 6708 AU yang dikendarai oleh Dwi Prasetyo (17) melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi, sedangkan sepeda motor Yamaha Mio Soul K 2364 WH yang dikendarai oleh Sutiono (47) melaju dari arah timur ke barat.
Sesampainya di TKP, sepeda motor Yamaha Mio Soul bermaksud mendahului beberapa sepeda motor yang berjalan di depannya, karena terlalu ke kanan sehingga tabrakan tak bisa dihindari, sehingga tertabrak sepeda motor Honda Beat dari arah berlawanan.
“Satu orang diopname di Rumah Sakit KSH Pati dan satu orang dirawat di Puskesmas Jakenan. Sedangkan kasusnya ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Pati,” kata Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan SIK melalui Kasat Lantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari.
Akibat dari kejadian tersebut pengendara sepeda motor Honda Beat, Dwi Prasetyo mengalami luka pada tangan kiri, tangan kanan dan pinggang sebelah kanan. Sedangkan pengendara sepeda motor Yamaha Mio Soul, Sutiono mengalami memar lutut kaki kanan serta tulang tangan kanan retak dan dirujuk di RS KSH Pati. (rp)

Peredaran Miras di Margoyoso Cukup Memprihatinkan

Peredaran Miras di Margoyoso Cukup Memprihatinkan
BeritaPati.Com – Margoyoso, Peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kecamatan Margoyoso cukup memprihatinkan, hal tersebut seperti yang disampaikan Kapolsek Margoyoso AKP Sugino dalam gelar expos hasil operasi di Mapolres Margoyoso kemarin,  Selasa 23 mei 2017.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Margoyoso, Danramil Margoyoso, Muspika dan tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat.
Dari hasil expos ini diketahui bahwa 200 botol miras telah disita oleh Polsek Margoyoso, dimana jenis yang paling banyak beredar adalah jenis arak murni. Menurut AKP Sugino, arak tersebut dikonsumsi dengan campuran susu dan minuman suplemen.
Polsek Margoyoso juga mengamankan lima orang tersangka dalam peredaran miras tersebut, dan dikenai tingkat pidana ringan/ tipiring. (rp)